[HOTD] jOdOh pilihan..

Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.
(QS. An Nuur, 24 : 32)

Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:
Dari Nabi saw. beliau bersabda: Wanita itu dinikahi karena empat perkara; karena harta bendanya, karena keturunannya, karena kecantikannya dan karena agamanya. Maka pilihlah wanita yang beragama, maka kamu akan beruntung.

aRtikelteRkait:

sekapuRsiRih:
semoga berguna buat temanteman yang sedang rindu akan kehadiran seorang imam, sehingga dapat menjadi wanita shalihah yang dapat mendidik anak serta menjaga segala amanat rumah tangga, sehingga suami dapat lebih damai dalam mencari nafkah.. 😉
bginilah kenyataan hidup... sebagai muslim kita mesti menjalankan yang terbaik agar tercipta generasi islam rabbani yang berguna utk saat ini dan kehidupan selanjutnya..

Links:

[pacaRan islami, adakah?]
http://tentang-pernikahan.com/article/articleindex.php?aid=864&cid=1

  • Dalam Islam memang tidak dikenal proses pacaran seperti apa yang dipahami kebanyakan remaja islam sekarang. Proses pacaran seringkali lebih banyak membawa mudharat daripada manfaat, bahkan seringkali membawa kepada perbuatan yang dilarang dalam agama.
  • Dalam cinta itu memiliki, tanggung-jawab, ikatan syah dan sebuah harga kesetiaan. Dalam format pacaran, semua instrumen itu tidak terdapat, sehingga jelas sekali bahwa pacaran itu sangat berbeda dengan cinta.
  • Kalau pun pacaran itu dianggap sebagai sarana untuk saling melakukan penjajagan, perkenalan atau mencari titik temu antara kedua calon suami istri, bukanlah anggapan yang benar. Sebab penjajagan itu tidak adil dan kurang memberikan gambaran sesungguhnya dari data yang diperlukan dalam sebuah persiapan pernikahan.
  • Islam membenarkan bila ketika seorang memilih pasangan hidup untuk mengetahui hal-hal yang tersembunyi yang tidak mungkin diceritakan langsung oleh yang bersangkutan. Maka dalam masalah ini, peran orang tua atau pihak keluarga menjadi sangat penting. Inilah proses yang dikenal dalam Islam sebaga ta’aruf.
  • Kesan indah saat pacaran itu tidak akan ada terus menerus di dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan demikian, pacaran bukanlah sebuah penjajakan yang jujur, sebaliknya sebuah penyesatan dan pengelabuhan.
  • Etika Ta’aruf: [1]. Tidak Berduaan (Khalwat). [2]. Tidak Melihat Jenis Lain dengan Bersyahwat (gharizah). [3]. Menundukkan Pandangan. [4]. Hindari Berhias Yang Berlebihan (Tabarruj).
  • Jadi, sekali lagi tidak ada PDKT yang islami terlebih pacaran yang Islami, untuk itu menjaga kesucian diri dengan segera menikah, tetapi apakah kita tidak boleh menyintai? Boleh-boleh saja karena cinta tidak bisa di larang datangnya di hati kita dan yan terpenting adalah mengelola hati agar cinta itu tidak ternoda dengan pacaran.

[pacaRan, upaya mencari jOdOh ideal?]
http://www.kotasantri.com/mimbar.php?aksi=Cetak&sid=11

  • Etika Pergaulan Lawan Jenis Dalam Islam: 1. Menundukan pandangan terhadap lawan jenis. 2. Menutup aurat. 3. Adanya pembatas antara laki-laki dengan wanita. 4. Tidak berdua-duaan dengan lawan jenis. 5. Tidak mendayukan ucapan. 6. Tidak menyentuh lawan jenis.
  • Apa-apa yang dilakukan dalam pacaran adalah bertentangan dengan semua etika pergaulan lawan jenis dalam islam.
  • Syaikh Muhammad bin Shaleh Al-Utsaimin ditanya tentang hubungan cinta sebelum nikah (pacaran)? Jawab beliau : Jika hubungan itu sebelum akad nikah, baik sudah lamaran ataupun belum, maka hukumnya haram, karena tidak boleh seseorang untuk bersenang-senang dengan wanita asing (bukan mahramnya) baik lewat ucapan, memandang, ataupun berdua-duaan.
  • Istilah “Pacaran Islami” itu cuma ada dalam khayalan, dan tidak pernah ada wujudnya. Karena anggaplah bisa menghindari khalwat, menyentuh serta menutup aurat. tapi tetap tidak akan bisa menghindari dari saling memandang. Atau paling tidak membayangkan dan memikirkan kekasihnya. Yang mana hal itu sudah cukup mengharamkan pacaran.

[kiat mengenal calOn tanpa pacaRan]
http://tentangsemua.wordpress.com/2008/02/05/kiat-mengenal-calon-tanpa-pacaran/

  • Untuk mengenal calon tanpa melaui pasangan: [1]. bertanya kepada orang yang dianggap paling dekat dengan calon (keluarga, teman, sahabat, dll) yang dapat dipercaya sehingga kita mendapatkan informasi yang cukup obyektif. [2]. Lakukanlah sholat istikhoroh untuk memantapkan langkah dan memohon kepada ALLAH. [3]. Setelah memiliki kecenderungan yang kuat untuk mempersunting, maka lakukanlah ta’aruf (perkenalan) antar keduanya secara lebih dekat namun tetap menjaga norma-norma agama.
  • Pada saat menanti akad nikah akan terjadi kangen/rindu. Hal ini merupakan kodrat sebagai manusia yang tidak dapat ditolak oleh manusia itu sendiri. Selama kerinduan pada calon tidak membawa kemaksiatan kepada ALLAH bahkan kita bersabar untuk menahannya maka itulah rindu karena ALLAH. Tetapi jika kerinduan tersebut membawa kemaksiatan maka sesungguhnya itulah kerinduan karena hawa nafsu semata.

[amalan dapat jOdOh teRbaik]
http://forum.dudung.net/index.php?topic=11210.0

  • Cara gampang cari jodoh terbaik adalah metode agar Allah azza wajalla berkenan membuka Rahasia Jodoh Terbaik & Menghadirkannya. Urutan yang harus dilakukan : Merubah pemahaman untuk merubah pola pikir lalu mencari penyebab hambatan untuk merubah pola ikhtiar.
  • Perbaiki dulu Hubungan dengan Allah baru berikhtiar mencari hubungan perjodohan. Selanjutnya adalah cara memeriksa hubungan dengan Allah yang terdiri dari hubungan dengan Allah, Orang tua & sesama, periksalah!
  • PERIKSALAH WAHAI SUADARAKU! Apakah sholat kita sudah berkualitas?
  • JUJURLAH WAHAI SAUDARAKU! Apakah anda pernah melakukan hubungan yang melampui batas atau bahkan berzina?
  • PERIKSA HUBUNGAN KITA DENGAN ORANG TUA, adakah anda pernah menyakiti atau mengkasari mereka karena perbuatan tersebut termasuk doa besar yang menjauhkan rahmat Allah (termasuk jodoh).
  • PERIKSA HUBUNGAN SILATURAHIM. Putus silaturahim berakibat putusnya rahmat (salah satu bentuknya jodoh).
  • PERIKSA DALAM HUBUNGAN SEBELUMNYA (mis : mantan2) apakah ada yang sampai tersakiti atau terzalimi.
  • APAKAH ANDA PERNAH BERGUNJING YANG MENGARAH MENGADU DOMBA, yang menyebabkan putusnya tali silaturahim?
  • Memperbaiki Hubungan Dengan Allah: [1]. mohon ampun atas kesalahan & keburukan, [2]. tingkatkan ibadah, perbaiki ibadah, [3]. pasrahkan kepada allah, [4]. luruskan niat, [5]. hilangkan ego. [6]. Perbanyak Silaturahim, [7]. menutup aurat.
  • Doa bagi laki2 yang berharap jodoh : ROBBI HABLII MIILANDUNKA ZAUJATAN THOYYIBAH AKHTUBUHA WA ATAZAWWAJ BIHA WATAKUNA SHOIHIBATAN LII FIDDIINI WADDUNYAA WAL AAKHIROH, artinya : Ya Robb berikanlah kepadaku istri yang terbaik dari sisi-Mu, istri yang aku lamar dan nikahi dan istri yang menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia dan akhirat.
  • Doa bagi wanita yang berharap jodoh : ROBBI HABLII MIN LADUNKA ZAUJAN THOYYIBAN WAYAKUUNA SHOHIBAN LII FIDDIINI WADDUNYAA WAL AAKHIROH, artinya : Ya Robb berikanlah kepadaku suami yang terbaik dari sisi-Mu, suami yang juga menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia & akhirat.
  • Doa untuk dapat jodoh dari hadits : ALLAAHUMMAFTAHLII HIKMATAKA WANSYUR ALAYYA MIN KHOZAA INI ROHMATIKA YAA ARHAMAR-ROOHIMIN, artinya : Ya Allah bukakanlah bagiku hikmamu dan limpahkanlah padaku keberkahanMu, wahai Pengasih dan Penyayaang.

[belum menemukan pendamping dambaan]
http://www.eramuslim.com/konsultasi/klg/43b8e99f.htm

  • Mencari pasangan yang memenuhi seluruh kriteria yang diinginkan memang tidak mudah dan hal ini seringkali membuat seseorang pada akhirnya menunda terus pernikahan sampai akhirnya terhambat untuk menikah. Tidak ada yang salah memang untuk menetapkan kriteria pasangan kita, namun jika keadaan nampak mendesak bagi kita (seperti khawatir jatuh dalam zina) rasanya lebih baik jika bisa bersikap agak fleksibel dengan menyesuaikan sedikit antara harapan dengan realitas.
  • Meski sudah ada kriteria yang anda tetapkan maka coba untuk membuat nilai prioritas dari hal itu, sehingga untuk kriteria yang tidak mendapatkan prioritas utama mungkin anda dapat bersikap lebih lunak. Ibarat kita memilih sesuatu maka biasanya jika tidak ada yang pas banget dengan yang kita inginkan maka kita akan memilih benda yang hampir mirip atau meski tidak semua fungsi yang kita harapkan ada, namuntetap memberi kita kepuasankarena memiliki keunggulan di sisi yang lain.

[dO’a jOdOh]
http://dhyadiana.wordpress.com/2007/02/28/doa-jodoh/

  • Ya Allah… Seandainya telah Engkau catatkan, dia akan menjadi teman menapaki hidup, Satukanlah hatinya dengan hatiku..
  • Tetapi ya Allah… Seandainya telah Engkau takdirkan…… Dia bukan milikku, Bawalah ia jauh dari pandanganku, Luputkanlah ia dari ingatanku, Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku.
  • Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman, Supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup, Ke jalan yang Engkau ridhai, Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh.

[mendambakan suami yang hafizh quR’an dan atau bisa diajak dakwah]
http://www.eramuslim.com/konsultasi/klg/44731721.htm

  • Ketika anda memang mengharapkan jodoh yang demikian tentu saja, andapun harus berusaha untuk mendapatkannya secara aktif dan bukan sekedar menunggu. Sebagaiman aktifnya seorang wanita yang menghendaki suami seperti Rasulullah dan akhirnya memberanikan diri melamar Rasulullah. Hal serupa dapat juga anda lakukan dengan meminta tolong kepada teman dakwah atau ustadz yang memiliki akses di lingkungan ikhwan yang hafidz qur’an, untuk dapat memperkenalkan diri anda.
  • Ketika dihadapankan pada lelaki sholeh yang tidak sesuai dengan harapan ideal kita, rasanya tidaklah rugi jika kita mencoba untuk mengkonsultasikannya dulu kepada Allah sebelum menolaknya meski menurut kita tidak baik tapi belum tentu menurut Allah.

[kOmitmen untuk menikahi, sudah benaRkah?]
http://www.eramuslim.com/konsultasi/klg/4497f54a.htm

  • Jika anda memang belum berani melangkah lebih jauh maka sebaiknya tidak usah mengikat komitmen dulu tapi sekedar berteman saja. Komitmen yang anda buat itu dalam Islam tidak dianjurkan karena tidak sama dengan khitbah dan lebih banyak mudhorotnya, bahkan ustadz Yusuf Qardhawi menyebutnya sebagai perjanjian yang batil.
  • Khitbah yang benar dalam Islam adalah mendatangi langsung wali dari pihak wanita untuk melamar wanita tersebut. Masalah waktu memang tidak ada batas yang diwajibkan, namun sebaiknya waktu antara khitbah dan terjadinya akad nikahnya tidak terlalu lama. Karena waktu yang lama membuka peluang setan untuk menarik pada perbuatan maksiat. Dan ketika seorang wanita sudah dalam khitbah maka dia tidak diperbolehkan menerima khitbah dari laki-laki lain.

[kiat mencaRi jOdOh (just fOR jOmblOeRs)]
http://jonru.multiply.com/journal/item/218

  • Yang paling penting di dalam jodoh adalah KECOCOKAN
  • Tips mencari istri yang ideal, “Carilah istri yang cocok dengan kamu.” Pedoman yang paling utama tentu saja adalah salah satu hadits Rasulullah SAW yang sangat populer: “Perempuan itu dinikahi karena empat perkara; karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka utamakanlah agamanya, niscaya kamu mendapat kebahagiaan“.
  • Kita harus mencari istri/suami yang agamanya baik. Setelah itu, barulah cari faktor-faktor lain, seperti kecantikan, harta, keturunan, dan sebagainya.
  • Jodoh adalah rahasia Allah SWT. Dia Maha Mengetahui mengenai siapakah jodoh kita yang sebenarnya. Kita juga harus yakin bahwa Dia akan memilihkan kita jodoh yang paling cocok dengan kita.
  • Sebagai manusia, kita juga diperintahkan untuk berikhtiar. Karena itu, tak ada salahnya jika kita memasang kriteria dalam mencari jodoh. Termasuk di dalamnya, kriteria suku/etnis. Tapi jangan lupa, faktor agama haruslah menjadi pertimbangan utama, harga mati yang tak bisa ditawar-tawar. Setelah semua ikhtiar dijalankan, langkah selanjutnya adalah tawakkal. Lakukanlah shalat istikharah, minta petunjuk dari Yang Maha Mengetahui.
  • Doa memilih jodoh yang pernah saya dapatkan dari seorang ustadz. “Ya Allah… jika dia adalah jodohku, maka mudahkanlah urusanku dengannya. Namun jika dia bukan jodohku, maka jauhkanlah ia dariku, dan berilah aku kekuatan serta keikhlasan untuk menerima apapun ketetapanMu. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui atas apapun yang terbaik untukku.”

[siapa jOdOh kita ??? ]
http://ekowardoyo.multiply.com/reviews/item/3

  • Allah telah menyatakan syarat mutlak perjodohan… yaitu dari jenis yang satu laki laki dan jenis yang lainya adalah perempuan…. Nah disini jelas bahwa setiap lawan jenis kita tentunya yang bukan muhrim(Aturan) berhak “berjodoh” dengan diri kita… masalah langgeng tidaknya suatu pernikahan atau hubungan itu tergantung kecocokan masing masing.. nah kata “kecocokan” lebih tepat dikatakan sebagai kata berjodoh….Kemudian sebagai orang yang beriman maka hal ini “diyakini” sebagai tolak ukur peningkatan iman terhadap yang Maha Kuasa….

[jOdOh di tangan Tuhan?]
http://www.pesantrenvirtual.com/index.php?option=com_content&task=view&id=867&Itemid=30

  • Dalam sebuah hadits di sebutkan bahwa jodoh, rejeki dan mati ada di tangan Tuhan, namun bukan berarti kita ngga boleh /perlu berusaha untuk meraih keinginan kita baik dalam mencari rejeki, mencari jodoh ataupun berusaha untuk berobat di kala kita sakit.
  • Jodoh, rejeki atau pun kematian di tangan Tuhan maksudnya; bahwa Allah lah yang sebenarnya yang menentukan, bukan diri kita. Kita diwajibkan untuk selalu berusaha dan Allah yang menentukan keberhasilan usaha kita. Segala keberhasilan yang kita peroleh bukan semata-mata usaha kita, tapi merupakan rahmat Allah.
  • Kalau Anda seneng kepada seseorang dan ingin agar dia bisa menjadi isteri Anda, tentunya Anda harus berusaha sekuat tenaga ke arah itu, namun dengan cara cara yang diperbolehkan menurut agama kita, kalau memang dia merupakan jodoh Anda insya Allah Allah akan melapangkan jalan untuk itu,“al kullu muyassarun lima khuliqo lahu”, segala sesuatu akan dimudahkan jalan menuju apa yang dia diciptakan untuknya,kalau pun Anda sudah berusaha namun belum mendapat kan ,Yakin lah itu memang yang dikehendaki Oleh Allah dan isnya Allah akan diberikan ganti yang lebih baik, kadang kadang kita juga salah dalam berdo’a, kita ngotot minta agar si A atau si B menjadi istri kita, padahal itu belum tentu baik bagi kita nantinya, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa yang akan datang.
  • Dalam masalah apapun kita di tuntut untuk berusaha semaksimal mungkin,kita tidak bisa mengharap kan hujan emas dari langit. “assama laa thumthiru dzahaban” kata pepatah Arab langit tidak akan menurunkan hujan emas” ,dan Allah tidak akan memberikan rejeki kepada seorang pemalas, walaupun Allah mampu. Bukankah burung pun untuk mendapatkan makanannya dia harus keluar dari sangkarnya ?.

[apakah Rezki dan jOdOh telah ditulis di lauh mahfudz]
http://www.almanhaj.or.id/content/325/slash/0

  • Segala sesuatu sejak awal terciptanya Qalam sampai tiba hari Qiyamat telah tertulis di Lauh Mahfudz, karena sejak permulaan menciptakan Qalam Allah telah berfirman kepadanya : “Tulislah”, Dia (Qalam) bertanya : “Wahai Rabb-ku, apa yang harus aku tulis?” Allah berfirman : “Tulislah segala sesuatu yang terjadi”. Kemudian dia (Qalam) menulis segala sesuatu yang terjadi sampai hari kiamat.
  • Janganlah anda mengatakan : “rezqi telah tertulis dan terbatasi dan aku tidak akan melakukan sebab-sebab untuk mencapainya”. Karena pernyataan tersebut adalah suatu kelemahan. Sedangkan yang disebut kepandaian adalah kamu tetap berupaya mencari rezqi dan sesuatu yang bermanfaat bagimu, baik untuk agamamu maupun untuk duniamu.

[dOa jOdOh]
http://www.mail-archive.com/hidayahnet@yahoogroups.com/msg04757.html

  • Doa nabi Musa as. “Robbi innii limaa anzalta ilayya min khairin faqier.” Artinya, “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan suatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.” (QS 28:24).
  • Ada empat kriteria utama yang perlu dipertimbangkan dalam memilih jodoh, yaitu: (1) Agama, (2) Kecantikan, (3) Keturunan baik, (4) Harta.
  • Pertimbangan lain (dari Bimbingan Mukmin, Imam al Gazali ra.): Perawan, Bukan keluarga yang dekat, Ringan maskawin, tidak mandul.
  • Langkah-langkah menemukan jodoh: Langkah utama adalah berdoa, Selain itu juga harus berikhtiar.
    cara untuk mendapatkan jodoh, dengan tetap berpegangan kepada syariat Islam: [1] Melalui mediator (Orang tua, Guru, sahabat, Biro Jodoh). [2] Langsung, Seorang muslim(ah) sudah seharusnya membuka wawasan dan berkiprah di dalam masyarakat. Dalam kehidupan sehari-harinya mungkin saja dia bertemu kepada jodohnya. Inilah yang sering terjadi saat ini, bahwa calon istri (suami) sudah saling kenal terlebih dahulu secara langsung tanpa perantara (mediator). Pastikan bahwa ia berakhlak baik (Islami), dari orang-orang yang dekat dengannya, baik temannya, keluarganya, dll.
  • Tiga hal yang sudah ditaqdirkan Allah, yaitu rezeki, ajal dan jodoh, tidak boleh disertai sikap pasive. Semua itu ada ihktiar dan syar’inya dalam ajaran Islam. Insya Allah, setiap gerak ikhtiar dan niatnya pasti akan mendapatkan pahala dari Allah.
  • Kadang-kadang ada kasus bahwa yang tertarik lebih dahulu adalah muslimahnya. Jika demikian maka ia dapat menawarkan dirinya kepada laki-laki saleh yang ia senangi tersebut. Tetapi kondisi seperti ini belum lazim ditengah-tengah masyarakat kita (Indonesia).
  • Langkah-langkah menuju nikah: [1]. Disunnatkan melihat bakal isteri sebelum berkawin, Dalam hal ini pacaran dilarang dalam ajaran Islam. Bukankah pacaran itu sama saja dengan mendekati zina. Jika masing-masing sudah cocok maka segera saja melamar dan menikah. [2]. Khitbah, adalah meminang (melamar) yaitu permintaan seorang laki-laki kepada anak perempuan orang lain untuk dinikahi, sebagai pendahuluan pernikahan, namun belum berupa aqad nikah. Khitbah merupakan permintaan dan janji untuk mengadakan pernikahan. [3]. Aqad Nikah, Setelah aqad nikah inilah, si laki-laki perempuan secara syah telah menjadi suami isteri. Silahkan kalau mau pacaran (berkhalwat), atau bahkan lebih dari itu. [4]. Walimahtul ‘Urs. [5]. Akhirnya menjadi keluarga yang diridloi Allah SWT.
  • Wahai Tuhan Kami! Kurniakanlah Kami dari isteri-isteri dan keturunan kami cahayamata kami.” (al-Furqan: 74)
  • Peliharalah diri kamu dan keluargamu dari api neraka.” (at-Tahrim: 6)

[kiat mencaRi jOdOh]
http://ansoriyadi.wordpress.com/2008/06/14/kiat-mencari-jodoh/

  • Kiat mencari jodoh: [1]. Yang paling utama dan lebih utama adalah memohonkannya pada Sang Khalik, karena Dialah yang menciptakan manusia berpasang-pasangan (QS.4:1). [2]. Melalui mediator (Orang tua, Guru ngaji, Sahabat dekat, Biro Jodoh, Langsung).
  • Semua upaya tersebut hendaknya dilakukan satu persatu dengan rasa sabar dan tawakal tidak kenal putus asa. Disamping itu seorang muslimah sambil menunggu sebaiknya ia mengaktualisasikan kemampuannya. Lakukan apa yang dapat dilakukan sehingga bermanfaat bagi masyarakat dan dakwah. Jika seorang muslimah kurang pergaulan, bagaimana ia dapat mengenal orang lain yang ingin menikahinya.
  • Barangkali perlu mengadakan evaluasi terhadap kriteria pasangan hidup yang ia inginkan. Bisa jadi standar ideal yang ia harapkan menyebabkan ia terlalu memilih-milih. Menikah dengan orang hanif (baik keagamaannya) merupakan salah satu alternatif yang perlu diperhatikan sebagai suatu tantangan dakwah baginya.
  • Mendirikan dan membentuk sebuah keluarga yang islami, sakinah, mawaddah wa rahmah harus dimulai dengan meletakkan fondasi keislaman yang kokoh, yang dimulai dengan memilih jodoh yang islami, proses walimatul ‘ursy, membangun keluarga dari tahap awal, dan mendidik anggota keluarga sedari dini.
  • Islam meletakkan landasan dasar dalam memilih pasangan yakni mengutamakan faktor agama dan akhlak. Dampak negatif kelak akan muncul apabila pemilihan pasangan hanya berdasarkan materi, kedudukan dan penampilan lahiriyah saja.
  • Nabi SAW telah memberikan petunjuk kepada orang-orang yang ingin menikah supaya benar-benar memegang prinsip utama, yaitu memilih pasangan berdasarkan agama dan akhlak, sehingga masing-masing pihak dapat melaksanakan kewajibannya secara sempurna di dalam pembinaan keluarga dan kebahagiaan serta keharmonisan keluarga kelak akan dapat diwujudkan.
  • Khithbah adalah meminang (melamar) yaitu permintaan seorang laki-laki kepada anak perempuan orang lain untuk dinikahi,sebagai pendahuluan pernikahan, namun bukanlah aqad nikah, ia hanyalah permintaan dan janji untuk mengadakan pernikahan. Sebelum khithbah, hendaknya masing-masing pihak melakukan shalat istikhoroh terlebih dahulu, untuk meminta taufik (pertolongan) dan kemudahan kepada Allah.
  • Adab-adab Khithbah: [1]. Tidak boleh meminang pinangan orang lain. [2]. Memperlakukan si peminang sebagai laki-laki asing (bukan mahrom). [3]. Dianjurkan menemui dan memberi hadiah.
  • Setelah menyelesaikan khithbah, tahap selanjutnya adalah penentuan aqad nikah. Aqad nikah merupakan perjanjian yang kuat (kokoh), dan merupakan perjanjian fitri yang lebih kuat dan lebih kokoh dari perjanjian manapun. Oleh karena itu dalam memulai aqad nikah disyariatkan untuk mengumumkannya.
  • Walimah adalah berkumpul dan ‘urs adalah pernikahan, jadi walimatul ‘urs adalah kenduri yang diselenggarakan dengan tujuan menyebarkan berita tentang telah terjadinya suatu pernikahan agar diketahui umum, sehingga terhindar dari fitnah. Jumhur ulama berpendapat bahwa hukum walimatul ‘urs adalah sunnah, walaupun ada sebagian ulama Syafi’iyah yang mewajibkannya.

[jOdOh : antaRa haRapan dan kenyataan]
http://tentang-pernikahan.com/article/articleindex.php?aid=870&cid=1

  • Qur’an dan Hadist bagi Fulanah: “Ar Rijalu qowwamuna alan nisaa’…”,”Faso- lihatu qonitatu hafizhotu lilghoibi bima hafizhallah…” (QS. An-Nisa ayat 34). Juga Hadits :”Ad dunya mata’, wa khoiru mata’iha al mar’atus sholihat.” (dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah isteri sholihat). Atau, hadits “Wanita sholihat adalah yang menyenangkan bila dipandang, taat bila disuruh dan menjaga apa-apa yang diamanahkan padanya“. Begitu pula hadits “Jika seorang isteri sholat lima waktu, shaum di bulan Ramadhan dan menjaga kehormatan dirinya serta suaminya dalam keadaan ridha padanya saat ia mati, maka ia boleh masuk surga lewat pintu yang mana saja“. Hadits yang berat dan seram pun dihafalnya, “Jika manusia boleh menyembah manusia lainnya, maka aku perintahkan isteri menyembah suaminya.”
  • Tatkala Allah SWT telah menakdirkan ia mendapat jodoh seorang Muslim yang sholih, ‘alim dan berkomitmen penuh pada Islam, Fulanah pun melangkah ke gerbang pernikahan dengan mantap. Begitu khidmat dan khusyu karena kesadaran penuh untuk beribadah dan menjadikan jihad dan syahid sebagai tujuan hidup berumah tangga.
  • Qur’an dan Hadist bagi Fulan: mempergauli isterinya dengan ma’ruf (QS An-Nisa:19) dan memperhatikan hadits Rasulullah SAW tentang kewajiban-kewajiban seorang suami. “Hanya laki-laki mulialah yang memuliakan wanita.” “Yang paling baik di antara kamu, wahai mu’min, adalah yang paling baik perlakuannya terhadap isterinya. Dan akulah (Muhammad SAW) yang paling baik perlakuannya terhadap isteri-isteriku.” “Wanita seperti tulang rusuk manakala dibiarkan ia akan tetap bengkok, dan manakala diluruskan secara paksa ia akan patah.”
  • Berbagai masalah kehidupan dalam perkawinan harus dihadapi secara realistis oleh pasangan mujahid dan mujahidah sekalipun. Allah tak akan begitu saja menurunkan malaikat-malaikat untuk menyelesaikan setiap konflik yang dihadapi. “Innallaha laa yughoyyiru ma biqoumi hatta yughoyyiru maa bi anfusihim” (QS Ar-Raad : 6).
  • Kadang-kadang semangat seorang Muslimah untuk da’wah keluar rumah terlalu berlebihan. Tidak “tawazun“. Hal ini dapat menyebabkan seorang suami mengeluh karena terbebani dengan tugas-tugas rumah tangga yang seabreg-abreg dan mengurus anak-anak. Selanjutnya, ada pula Muslimah yang terlalu banyak menceritakan kekurangan suaminya, kekecewaan-kekecewaannya pada suaminya. Padahal ia sendiri kurang instrospeksi bahwa ia sering lupa melihat kebaikan dan kelebihan suaminya.
  • Ada suami yang begitu “kikir” dalam memuji, kurang “sense of humor” dan “sedikit” berkata lembut pada isteri. Kalau ada kebaikan isteri yang dilihatnya, disimpannya dalam hati, tetapi bila ia melihat kekurangan segera diutarakannya.
  • Pasangan yang bijak dan kuat imannya akan mampu istiqomah dan lebih punya kemampuan menepis badai dengan menurunkan standar harapan. Tidak perlu berharap muluk-muluk seperti ketika masih gadis atau jejaka. Karena, ternyata kita pun belum bisa mewujudkan tekad kita itu. Sebagai Muslim dan Muslimah hendaknya kita sadar, tidak mungkin kita dapat menjadi isteri atau suami yang sempurna seperti bidadari atau malaikat. Maka kita pun tentunya tidak perlu menuntut kesempurnaan dari suami atau isteri kita.
  • Kita terima pasangan hidup kita seadanya, lengkap dengan segala kekurangan (asal tidak melanggar syar’i) dan kelebihannya. Kita memang berasal dari latar belakang keluarga, kebiasaan, dan karakter yang berbeda, walau tentunya dien, fikrah, dan cita-cita kita sama. Pada saat ghirah tinggi, iman dalam kondisi puncak, “Prima”, semua perbedaan seolah sirna. Namun pada saat “ghirah” turun, iman menurun, semua perbedaan itu menyembul ke permukaan, mengganjal, mengganggu, dan menyebalkan. Akibatnya tidak terwujud sakinah.
  • Kiat utama mengatasi permasalahan dalam rumah tangga, tentunya setelah berdoa memohon pertolongan Allah SWT dan mau ber “muhasabah” (introspeksi), adalah mengusahakan adanya komunikasi yang baik dan terbuka antara suami-isteri. Masalah yang timbul sedapat mungkin diselesaikan secara intern dulu di antara suami-isteri dengan pembicaraan dari hati ke hati. “Uneg-uneg” yang ada secara fair dan bijak diungkapkan.
  • Dengan berikhtiar maksimal, bermujahadah, dan bersandar pada Allah SWT, InsyaAllah kita dapat mengembalikan kesakinahan dan kebahagiaan rumah tangga kita, serta kembali bertekad menjadikan jihad dan syahid sebagai tujuan kita berumah tangga.

[menemukan kelebihan dalam kekuRangan pasangan]
http://tentang-pernikahan.com/article/articleindex.php?aid=859&cid=1

  • Coba Anda beri pujian pada pasangan tanpa memikirkan lagi tanggapan negatif yang mungkin dia berikan. Anda bisa bayangkan apa yang terjadi padanya ? Pujian itu seperti semprotan adrenalin yang memberikan semangat padanya, dan timbul perasaan senang dan puas akan dirinya.
  • Sebaliknya kritik akan melubangi perasaan dan menyebabkan tenaga keluar percuma antara lain sakit hati, marah dan perasaan negatif lainnya. Kritik membuat kita merasa sudah mengecewakan seseorang. Berbeda dengan pujian yang membantu memenuhi dua kebutuhan dasar manusia yaitu merasa dirinya berarti, diperlukan, penting; dan kebutuhan merasa aman dalam suatu hubungan, saling memiliki dan selalu siap satu sama lain.
  • Kekurangan pasangan merupakan kelebihan Anda. Sebagai suami-istri seharusnyalah saling mengisi. Bukan menjadikan kekurangan sebagai senjata untuk menyerangnya tetapi sebagai kekuatan untuk membina cinta diantara Anda berdua. Temukan sisi-sisi menarik dari pasanganmu dan berilah pujian baginya sehingga ia juga memiliki tenaga untuk memupuki tanaman cinta Anda berdua agar senantiasa berkembang.

[pasangan hidup]
http://tentang-pernikahan.com/article/articleindex.php?aid=855&cid=1

  • … Jawab Tuhan, “Aku akan menjelaskannya kepadaMu. Adalah suatu ketidak adilan dan ketidak benaran bagiKu Untuk memenuhi keinginanmu karena Aku tidak dapat Memberikan sesuatu yang bukan seperti engkau. Tidaklah adil bagiKu untuk memberikan seseorang yang Penuh dengan cinta dan kasih kepadamu jika terkadang Engkau masih kasar, atau memberikan seseorang yang pemurah tetapi engkau masih kejam, atau seseorang yang mudah mengampuni; tetapi engkau sendirimasih suka menyimpan dendam, seseorang yang sensitif, namun engkau sendiri tidak…”
  • Pernikahan adalah seperti sekolah, suatu pendidikan jangka panjang. Pernikahan adalah tempat dimana engkau dan pasanganmu akan saling menyesuaikan diri dan tidak hanya bertujuan untuk menyenangkan hati satu sama lain, tetapi untuk menjadikan kalian manusia yang lebih baik, dan membuat suatu kerjasama yang solid.

[kOnsep islam tentang peRkawinan]
http://www.almanhaj.or.id/content/173/slash/0

  • Perkawinan adalah fithrah kemanusiaan, maka dari itu Islam menganjurkan untuk nikah, karena nikah merupakan gharizah insaniyah (naluri kemanusiaan). Bila gharizah ini tidak dipenuhi dengan jalan yang sah yaitu perkawinan, maka ia akan mencari jalan-jalan syetan yang banyak menjerumuskan ke lembah hitam.
  • Orang yang mempunyai akal dan bashirah tidak akan mau menjerumuskan dirinya ke jalan kesesatan dengan hidup membujang. Orang yang membujang pada umumnya hanya hidup untuk dirinya sendiri. Mereka membujang bersama hawa nafsu yang selalu bergelora, hingga kemurnian semangat dan rohaninya menjadi keruh. Mereka selalu ada dalam pergolakan melawan fitrahnya, kendatipun ketaqwaan mereka dapat diandalkan, namun pergolakan yang terjadi secara terus menerus lama kelamaan akan melemahkan iman dan ketahanan jiwa serta mengganggu kesehatan dan akan membawanya ke lembah kenistaan.
  • Sikap enggan membina rumah tangga karena takut miskin adalah sikap orang jahil (bodoh), karena semua rezeki sudah diatur oleh Allah sejak manusia berada di alam rahim, dan manusia tidak bisa menteorikan rezeki yang diakaruniakan Allah.
  • Tujuan perkawinan dalam islam: [1]. Untuk Memenuhi Tuntutan Naluri Manusia Yang Asasi. [2]. Untuk Membentengi Ahlak Yang Luhur. [3]. Untuk Menegakkan Rumah Tangga Yang Islami. [4]. Untuk Meningkatkan Ibadah Kepada Allah. [5]. Untuk Mencari Keturunan Yang Shalih.
  • Hukum ditegakkannya rumah tangga berdasarkan syari’at Islam adalah wajib. Oleh karena itu setiap muslim dan muslimah yang ingin membina rumah tangga yang Islami, maka ajaran Islam telah memberikan beberapa kriteria tentang calon pasangan yang ideal, yaitu: Harus Kafa’ah dan Shalihah.
  • Menurut Islam, Kafa’ah atau kesamaan, kesepadanan atau sederajat dalam perkawinan, dipandang sangat penting karena dengan adanya kesamaan antara kedua suami istri itu, maka usaha untuk mendirikan dan membina rumah tangga yang Islami insya Allah akan terwujud. Tetapi kafa’ah menurut Islam hanya diukur dengan kualitas iman dan taqwa serta ahlaq seseorang, status sosial, keturunan dan lain-lainnya.
  • Orang yang mau nikah harus memilih wanita yang shalihan [An-Nisaa : 34] dan wanita harus memilih laki-laki yang shalih.
  • Yang terpenting dalam perkawinan bukan hanya sekedar memperoleh anak, tetapi berusaha mencari dan membentuk generasi yang berkualitas, yaitu mencari anak yang shalih dan bertaqwa kepada Allah.
  • Tata cara perkawinan dalam islam: [1]. Khitbah (Peminangan). [2]. Aqad Nikah. [3]. Walimah
  • Dalam aqad nikah ada beberapa syarat dan kewajiban yang harus dipenuhi: a. Adanya suka sama suka dari kedua calon mempelai. b. Adanya Ijab Qabul. c. Adanya Mahar. d. Adanya Wali. e. Adanya Saksi-saksi.
  • Walimatul ‘urusy hukumnya wajib dan diusahakan sesederhana mungkin dan dalam walimah hendaknya diundang orang-orang miskin.
  • Sebagian penyelewengan yang terjadi dalam perkawinan yang wajib dihindarkan/dihilangkan: [1]. Pacaran. [2]. Tukar Cincin. [3]. Menuntut Mahar Yang Tinggi. [4]. Mengikuti Upacara Adat yang bertentangan dengan Islam. [5]. Mengucapkan Ucapan Selamat Ala Kaum Jahiliyah, yaitu ucapan Ucapan Birafa’ Wal Banin (semoga mempelai murah rezeki dan banyak anak) dilarang oleh Islam. [6]. Adanya Ikhtilath (bercampurnya laki-laki dan wanita). [7]. Pelanggaran Lain, seperti adanya musik yang hingar bingar.
  • Do’a yang biasa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ucapkan kepada seorang mempelai ialah: “Baarakallahu laka wabaraka ‘alaiyka wa jama’a baiynakuma fii khoir”. (Mudah-mudahan Allah memberimu keberkahan, Mudah-mudahan Allah mencurahkan keberkahan atasmu dan mudah-mudahan Dia mempersatukan kamu berdua dalam kebaikan).
  • Rumah tangga yang ideal menurut ajaran Islam adalah rumah tangga yang diliputi Sakinah (ketentraman jiwa), Mawaddah (rasa cinta) dan Rahmah (kasih sayang).
  • Dalam rumah tangga yang Islami, seorang suami dan istri harus saling memahami kekurangan dan kelebihannya, serta harus tahu pula hak dan kewajibannya serta memahami tugas dan fungsinya masing-masing yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

[meminta laki-laki untuk menjadi suami]
http://www.eramuslim.com/konsultasi/klg/44cf25c8.htm

  • Wanita memang tidak harus selalu berperan pasif menunggu untuk dipilih, namun dapat juga menentukan pilihannya. Hal ini sebenarnya memang penting karena menikahi seorang lelaki bagi wanita sama artinya juga menyerahkan sebagian jalan hidupnya ke tangan lelaki tersebut.
  • Selama proses meminang tersebut tidak melakukan hal-hal yang dilarang agama (seperti mempertontonkan aurat) ataupun membuat orang yang dipinang merasa terganggu maka lakukanlah. jangan khawatir kata orang selama kita merasa apa yang dikerjakan tidak bertentangan dengan agama yang kita yakini.

[menuju Rumah tangga islami]
http://www.alsofwah.or.id/index.php?pilih=lihatannur&id=174

  • Stabilitas rumah tangga merupakan tanggung jawab suami dan isteri. Dalam Islam seorang bapak bertugas untuk menjadi pemimpin, pembina dan pengendali keluarga dan roda rumah tangga, Adapun ibu memiliki tugas yang lebih mulia yaitu merawat rumah beserta isinya dan mendidik anak serta menjaga segala amanat rumah tangga sehingga ibu laksana madrasah bagi anak-anaknya.
  • Seluruh anggota keluarga harus membiasakan berdo’a terlebih tatkala keluar dan masuk rumah dan do’a-do’a yang lain. Biasakan di dalam rumah untuk selalu membaca surat Al-Baqarah, karena itu bisa mengusir syaithan.
  • Mendidik dan mengajarkan ilmu-ilmu agama kepada keluarga hukumnya wajib.
  • Aspek ibadah yang terpenting adalah shalat, baik shalat fadhu ataupun sunnah. Laki-laki hendaknya membiasakan shalat di Masjid dan perempuan dianjurkan shalat di rumah. Shalat sunnah bagi semuanya lebih utama dilakukan di rumah.
  • Hendaknya semua anggota keluarga menghiasi prilaku masing-masing dengan akhlaqul karimah dan adab yang mulia.
  • Bagi orang tua sebaiknya tidak menampakkan konflik intern di hadapan anak-anak dan semaksimal mungkin merahasikan konflik yang terjadi, agar anak tidak terbebani secara mental.
  • Akhlaq Bergaul: a. Mentradisikan Pergaulan Yang Baik, b. Menumbuhkan sikap ramah dan santun, c. Tolong Menolong dalam Menyelesaikan Pekerjaan Rumah, d. Bersikap Lembut dan Bercanda dengan Keluarga, e. Menyingkirkan Akhlaq Buruk dari Rumah.

[menunda nikah, sebab dan sOlusinya]
http://www.alsofwah.or.id/index.php?pilih=lihatannur&id=224

  • Sebab-sebab menunda nikah: [1]. Lemahnya Pemahaman Syar’i Tentang Nikah. [2]. Biaya yang Berlebihan. [3]. Terikat dengan Studi. [4]. Kekeliruan Cara Pandang Terhadap Pemuda Pelamar. [5]. Banyaknya Pengaruh dari Orang Lain. [6]. Belum Ketemu yang Didambakan. [7]. Kurang Adanya Kerja Sama di Masyarakat. [8]. Merebaknya Media yang Merusak. [9]. Kurangnya Rasa Tanggung Jawab di Kalangan Pemuda. [10]. Banyaknya Media dan Tempat Hiburan. [11]. Budaya Hubungan Pranikah (pacaran). [12]. Keberatan Orang Tua terhadap Anak Gadisnya.

Jaga Dermagamu, Dik!
http://suryaningsih.wordpress.com/2008/04/28/jaga-dermagamu-dik/

  • Dik, jangan gegabah seperti itu, pikirkan dulu masak-masak dampaknya kelak. Sayang jika kau nodai apa yang sudah dengan susah payah kau bangun dan bina selama ini. Bersabarlah, saatnya pasti akan tiba. Saat yang telah diputuskan Allah sejak kau dalam rahim ibumu. Pada hari yang dijanjikan itu, pasti akan bersua jua dirimu dengannya.
  • Adikku sayang, bukan berarti kau tidak boleh mencari sendiri. Tapi kecenderungan rasa kita pada seseorang biasanya akan membutakan mata hati kita karena semua yang ada pada si dia akan terlihat begitu indah tanpa cela. Cukuplah kakak yang mengalaminya. Ingat, dik, sesal itu selalu datang diakhir cerita
  • Perbaiki dermagamu dengan mempercantik akhlak, memperbanyak ibadah, meningkatkan potensi diri, dengan izin Allah pasti akan ada yang berlabuh juga.
  • Adikku sayang, percayalah pada takdir Allah dan bersabarlah. Mungkin Allah belum mengabulkan doa-doamu karena belum kau panjatkan dengan segenap kepasrahan, belum kau lepas keangkuhanmu karena kau berusaha menerjang ketetapanNya yang berlaku bagimu. Mungkin juga kau belum tinggalkan segala hal yang mendekati kemaksiatan. Itulah yang menjauhkan terkabulnya doa-doa kita,dik. Ketahuilah jika Allah memang berkehendak, jodoh adik bisa datang tanpa disangka dan diduga. Akan tetapi jika kehendak Allah sebaliknya, Insya Allah, itulah hal terbaik yang ditetapkan Allah bagi dirimu. Mungkin, Allah berkehendak memperjodohkan adik dengan bidadarinya di surga kelak

[jOdOh]
http://www.eramuslim.com/atk/oim/44f0f03c.htm

  • Takdir itu adalah seluruh usaha untuk memenuhi takdir itu, mau pun ketetapan Allah dalam perjodohan itu sendiri. Dalam hal ini sulit untuk dipaksakan. Masalah selera, kecenderungan jiwa akan keindahan dan kesholihan adalah hak prerogatif setiap orang. Meskipun masalah keimanan kepada takdir Allah tercakup di dalamnya. Dan seharusnya, bagi setiap muslim, masalah keimanan inilah yang utama.

dOwnlOad aRtikel langkap:
HOTD-jOdOh pilihan.doc

Iklan

84 Tanggapan to “[HOTD] jOdOh pilihan..”

  1. achoey sang khilaf Says:

    sobat,
    lho kok aku disebut Imam
    aku kan Achoey 🙂
    paling tidak Sang Khilaf gitu lho 😀

    semangat menjemput bidadari
    mohon doanya!

    ::oRiDo::
    mmm…
    karena emang request nya Rindu yg pengen dapet imam katanya..
    ya siapa tauuuu…
    😀

  2. trendy Says:

    terimakasih atas infonya!
    jadi bisa banyak belajar!
    salam kenal….!

    ::oRiDo::
    alhamdulillah..
    mari sama2 belajar dan beramal..
    🙂

  3. kaudanaku Says:

    hayouw…..hayouw…..rasakan indahnya pernikahan tanpa pacaran buat yang lagi nyari2 pasangan (red; pengalaman pribadi nieh)hehehe……………

    ***weleh2, kang achoey dah ngoment paling duluan. sinyalnya kuat ya kang kalo ttg pernikahan.hehehehe…..***

    ::oRiDo::
    pengalaman pribadi… inget masa muda Bu?
    😀
    *kang Achoey gitu loh..
    kekekek…
    🙂

  4. Menik Says:

    Wah.. postingan yg sangat berguna buat kita2 🙂

    *liat komen bundanya dedek diatas*
    Achoey emang begitu… :mrgreen:

    *kabur, ngumpet* :mrgreen:

    ::oRiDo::
    alhamdulillah..
    kabur kmana nih?.. di kejar wartawan yah?
    😀

  5. realylife Says:

    Insya Allah , lagi menyiapkan mental buat melangkah dan mencicipi indahnya pernikahan , doakan saya ya , mohon doa dari semuanya

    ::oRiDo::
    insyaAllah bantu doa..
    semoga lancar..
    🙂

  6. hanggadamai Says:

    siap mas..
    siap menjadi lebih damai 🙂

    ::oRiDo::
    sip..
    🙂

  7. Rindu Says:

    *menyiapkan mental …*

    ::oRiDo::
    gmn dgn imam nya dik??
    *clingakclinguk cari imam..*
    😉

  8. inay Says:

    tulisan yg bermanfaat. Yuk rame2 menjaga hati dan diri 🙂

    ::oRiDo::
    alhamdulillah..
    yuks..
    🙂

  9. achoey sang khilaf Says:

    kukembali lagi hanya tuk katakan

    SEMANGAT!!!!!!!!!!!!!!!!! 🙂 😀 🙂

    ::oRiDo::
    semanget nih buat jadi imam..
    😉

  10. ghaniarasyid™ Says:

    Subhanallah…
    itulah alasan saya meninggalkan pacaran.
    tidak akan pacaran melainkan dengan istri setelah menikah nanti 🙂

    – – –
    Making my way downtown. Walking fast. Faces pass. And I’m home bound…

    ::oRiDo::
    semoga istiqomah..
    🙂

  11. anemon Says:

    ikhlas…..

    ::oRiDo::
    insyaAllah..
    🙂

  12. roffi Says:

    mungkin jodoh ini bisa dibisniskan juga ya?
    namanya juga komen dari pemilik situs bisnis hhehehe

    salam dari http://www.idebisnisusaha.com

    ::oRiDo::
    sgala sesuatu nya bisa di bisnisken..
    tetep semanget..
    🙂

  13. Indra Says:

    hmm.. skrg jarang send HOTD lagi ke ym saya.. pa kabar nya ?? masih semangat kirim2 kan ?

    ::oRiDo::
    masih sering aku kirim kok..
    *udh di bahas di chatting*
    insyaAllah tetep semanget
    🙂

  14. Rahmah Yusuf El Hazar Says:

    minta cariin jodoh akh..kalo bisa yang takut pada Allah dan tentunya Alumni ESQ ya…hehehe

    ::oRiDo::
    lha.. siapa yah?? *binun mode*
    klo mo spesifik alumni ESQ, aku ada kontak di bagian database ESQ tuh..
    via imel aja..
    *knapa dgn alumni ESQ?? khan gak semua hasilnya seperti yg diharapkan..*
    🙂

  15. natazya Says:

    saya masih pacaran…

    tapi sungguh sangat ingin menyegerakan menikah

    mohon doa restunya … semoga awal tahun depan bisa

    AMIEN

    ::oRiDo::
    gak boleh pacaran loh…
    terlepas ingin segera ato menyegerakan menikah ato ngga..
    STOP PACARAN!!! perbaiki diri dan perbanyak doa aja..

    semoga diberikan kemudahan..

  16. yanti Says:

    Mas… saya print ya…
    Ya… buat bekal anak-anakku nanti kalo mulai terpikat…

    Jazakallahu khairan katsiran

    ::oRiDo::
    silahkan bu..
    semoga berguna..
    jangan lupa aja kasih tau anak ibu biar sering2 mampir di blog ini..
    dan ibu bantu doa biar blog ini gak di bredel..
    hehehe…
    😀
    *mudah2an istiqamah*

  17. achoey sang khilaf Says:

    Wah dah makin siap nih sobat 🙂

    ::oRiDo::
    manstap kang..
    semanget..
    🙂

  18. ILYAS ASIA Says:

    bila yang lain muji, sip oke, damai

    ilyas asia ingin sumbang saran :

    Tulisannya berbobot

    alangkah lebih baik lagi jika ditambahkan seni menulis di sana
    sehingga
    pembaca makin asyik

    ::oRiDo::
    alhamdulillah..
    🙂

    gmn yah yg namanya seni menulis??

  19. anton ashardi Says:

    weh… kalo gitu nikah dulu baru pacaran ya, tapi kebanyakan sekarang kawin dulu baru pacaran…

    ::oRiDo::
    yups betul.. NIKAH DULU baru pacaran..
    bgitulah.. moral dan iman mesti diperbaiki, biar gak salah..

    semoga Allah swt selalu membimbing kita semua..
    amin..
    🙂

  20. ahsinmuslim Says:

    ketika saya menegur salah seorang teman yang tengah asyik melihat wanita yang berjalan di depan kami dengan pakaian “seadanya”, agar ia menjaga pandangannya. meski sudah dengan nada sedikit bercanda.
    tapi, saya malah dikatakan “jangan munafiklah kau..!”
    gimana dong mas?

    ::oRiDo::
    hmm..
    alhamdulillah antum sudah bisa menegor..
    semoga tidak pernah jera dan istiqamah dalam saling menasehati sesama muslim..

    mungkin perlu waktu aja..
    perlahan2 aja dekati dan pengaruhi agar tercapai pada saat dimana orang tersebut sadar bahwa salah adalah salah, dan tidak melakukan pembenaran terhadap sesuatu yang salah..

    mari sama2 perbaiki iman dan amal kita semua.. tidak hanya pribadi, tapi seluruh umat islam..
    🙂

  21. arief_dj Says:

    ..heeh.. kayak di ayat-ayat cinta itu lho.. nikah dulu, baru pacaran.. toh kalo emang tujuane pacarannya untuk nikah, ya sudah semestinya ijab – qabul dulu..

    ::oRiDo::
    setuju..
    🙂

  22. ahsinmuslim Says:

    Ya Allah, turunkan seorang bidadari yang baik di mata Mu serta terbaik bagi hamba kelak baik di dunia maupun diakhirat, yang dapat saling mengingatkan dikala lalai dari mengingat Allah dan mampu menjadi pelipur di kala lara.
    dan berikan kekuatan iman pada diri hamba, agar dapat menahan gejolak nafsu yang menyesatkan. Amin….

    ::oRiDo::
    amin..
    amin..
    amin..

  23. Alex Says:

    Ass.

    Pelajaran hari ini.

    thanks mas rido

    ::oRiDo::
    wa’alaikumsalam wr.wb.
    alhamdulillah..
    🙂

    mari sama2 belajar dan beramal..

  24. arifrahmanlubis Says:

    Assalamualaikum.

    dua kata : SIAP LAKSANAKAN!!!

    yosh. 🙂

    ::oRiDo::
    wa’alaikum salam wr.wb.
    yups..
    mari sama2 belajar dan beramal..
    🙂

  25. insansains Says:

    Alhamdulillah….

    Pak boleh saya comot ke notebook saya ya pak! kebetulan sedang perlu memantapkan niat plus menyempurnakan ikhtiarnya pak! Mohon doanya ^_^ Mudah-mudahan jodohnya, disegerakan oleh Allah dengan sebaik-baik perangai!

    ::oRiDo::
    silahkan…
    semoga dipermudah segala urusannya..
    amin..
    🙂

  26. fenny Says:

    mas, bikin postingan tentang sunatan dong… saya bukan muslim, tapi adik tiri saya muslim semua dan belum sunat…

    ::oRiDo::
    insyaAllah..
    ntar cari bahan dulu..
    mudah2an bisa cepet..
    🙂

  27. chic Says:

    aiiih.. lama ngga nongol sana sini, ternyata saya ada disini…

    ma kasih Pak, saya memang sedang merawat anak. doa kan sukses 🙂

    ::oRiDo::
    sibuk yah bu..
    sukses yah..
    🙂

  28. Anggie Says:

    Waah… Jodoh ya..

    Saya sih belajar dulu deeh,hehehe…
    Insya Allah kalo udah sukses bru cari jodooh,hehehe…

    ::oRiDo::
    okeh..
    semoga lancar..
    🙂

  29. Frida Says:

    Subhanallah… postingan yg bagus dan penuh ilmu yg mencerahkan. Terima kasih sudah silaturrahim ketempat koe. salam tuk istri tercinta dan 2 pendekar sholeh yg gagah perkasa. smoga sukses.

    ::oRiDo::
    alhamdulillah..
    makasih juga udh mampir balik..
    insyaAllah oRiD sampaikan salam nya..
    🙂

  30. Nin Says:

    Lengkap sekali Pak…
    Pasti berguna buat Achoey, Said dan Natazya

    ::oRiDo™::
    yups..
    kang Achoey makin semanget tuh..
    😉

  31. amaliasolicha Says:

    subhanallah… komplit je.. jazakallah atas usaha terbaiknya menulis dan mengumpulkan smua bahan di postingan ini 🙂

    ::oRiDo™::
    alhamdulillah..
    semoga berguna..
    🙂

  32. kakanda Says:

    wah banyak ilmu disini nih,…
    saya juga sedang cari istri yang sholihah, qonitat dan hafidzoh tulilghaib 🙂

    ::oRiDo™::
    alhamdulillah..
    semoga diberi kemudahan dan kelancaran..
    🙂

  33. kakanda Says:

    yang mau berbagi lho 🙂

    ::oRiDo™::
    maksutnya poligami neh??
    weladalah…

  34. Bumi & Langit Says:

    kang kalo yang QS. An Nuur, 24 artinya teh kenapa kawinkanlah? kenapa bukan nikahkanlah?
    heuheu,,,iyah emang gak ada pacaran, tapi kok justru ustaddza sama ustadzahnya nyontoin gitu ya dikampung saya mah 😀

    ::oRiDo™::
    aku rasa, istilah nikah dan kawin adalah sama, hanya saja perkembangan yg ada sekarang mengarahkan pada bahwa arti “nikah” berbeda dengan “kawin”.
    bahkan di dalam al-qur’an lebih banyak istilah “kawin” daripada “nikah”..
    🙂

    yg salah jangan di conto atuh teh Liez..
    😉

  35. hakimtea Says:

    artikelnya semua bermanfaat ustadz… deuh saya perlu belajar lagi agama nih… 🙂

    ::oRiDo™::
    alhamdulillah..
    blog nya kang Hakim juga banyak manfaatnya…
    tiap2 orang punya jalur masing2..
    😉
    mari sama2 belajar dan beramal..
    🙂

  36. presty larasati Says:

    eh… kok presty jadi kehadiran?
    ❓ ❓ ❓

    ::oRiDo™::
    presty gitu loh…
    masa’ gak hadir??
    🙂

  37. presty larasati Says:

    gpp deh, yang penting di-link :mrgreen:

    ::oRiDo™::
    menjadi hamba yang selalu bersyukur..
    insyaAllah..
    🙂

  38. presty larasati Says:

    ni kunjungan balesan, akh… 🙂

    ::oRiDo™::
    tiaraaaaapppppp…
    😀

  39. presty larasati Says:

    sekalian sampah balasan.. 😆
    *g nyangka akh orido bisa nyamfah jugha.. 😆 😆 *

    ::oRiDo™::
    siap-siap…
    siap-siap..
    🙂

  40. presty larasati Says:

    eh, mo nyamfah di sini, malah dapet artikel bagus… :mrgreen:
    ya, alhmadulillah..

    ::oRiDo™::
    silahkan di sebarkan mba..
    jgn cuma menyebarkan samfah..
    heheheh..
    🙂

  41. presty larasati Says:

    ini namanya..
    nyamfah berhadiah tarbiyah.. :mrgreen:

    ::oRiDo™::
    perlu plus nya gak nih??
    *siapin amunisi..*
    😀

  42. presty larasati Says:

    copy…
    paste…

    siiip….
    :mrgreen:

    ::oRiDo™::
    jangan lupa di baca dan di amal kan yah mba..
    🙂

  43. presty larasati Says:

    pamiit…

    assalamu alaykum… 😀

    ::oRiDo™::
    phhhuuuuhhhhhh…
    tarik nafas panjang..
    hehehehe..

    wa’alaikum salam wr.wb.

  44. azaxs Says:

    Wah artikel yang sangat mnarik mas..
    Harus dibaca anak muda jaman sekarang 🙂

    Syukron…

    ::oRiDo™::
    alhamdulillah…
    mari sama2 belajar dan beramal..
    🙂

  45. ridu Says:

    wah.. lengkap sekali.. terima kasih atas infonya dan makasih udah mau berbagi kepada temen2 yang lain.. 🙂

    ::oRiDo™::
    alhamdulillah..
    🙂

  46. anisa Says:

    Assalamu alaikum…
    Alhamdulillah…. lama gak mampir, ternyata lagi rame nih disini. Mudah2an keluarga sehat, anak2 juga begitu.
    Bener mas, sepertinya memang lebih indah pernikahan tanpa diawali dengan pacaran dulu… tapi sayang, saya dulu sudah terlanjur pacaran e..ehehhehe..dan alhamdulillah akhirnya jadi suami. Dulu saya mengerti bahwa pacaran dilarang, namun saya bener2 belum bisa mengamalkannya,perasaan saat itu takut saja ada sesuatu yang tidak berkenan/tidak sejalan dengan hati dan pikiran saya, akhirnya masa pacaran terlewati dan kamipun menikah. Alhamdulillah, walaupun kami melewati masa pacaran, insyaallah juga berakhir dengan indah.
    Belakangan saya banyak menyesal, kenapa dulu kok pacaran ya… (ya karena saya dulu masih terlalu muda, dan kayaknya akan tidak mungkin langsung menikah..karena saat itu kami sama2 masih kuliah,…duit dari mana…gak berani bilang ortu juga?) kenapa gak yakin ya… dan banyak pertanyaan2 yg kadang sering menghantui pikiran saya.Sering kami diskusikan sama suami dan mudah2an ALLAH mengampuni dan menerima penyesalan dan taubat kami.
    sekedar pengalaman, mudah2an gak ada yg mencontoh langkah saya.

    Wassalamu alaikum wr wb

    ::oRiDo™::
    wa’alaikum salam wr.wb.
    sama mba…
    aku juga bgitu..
    😦

  47. roffi Says:

    gini aja deh.. yang bingung cari jodoh.. pasang iklannya di http://www.iklanbarissuper.com

    hihihih… Numpang PROMO bosss

    ::oRiDo™::
    wah gantian numpang promo nih yah?
    🙂

  48. gerakjalanesq Says:

    Assalammualaikum, oRido ! apa kabar?………lama saya ga mampir kesini…….semoga sehat selalu

    ::oRiDo™::
    wa’alaikum salam wr.wb.
    alhamdulillah kabar baik..
    alhamdulillah sehat..
    🙂

  49. achoey sang khilaf Says:

    posting lg donk! 😀

    ::oRiDo™::
    insyaAllah dalam minggu ini…
    lg ngumpulin + edit bahan nya nih..
    😉

  50. yellashakti Says:

    subhanallah lengkap banget ni postingan,,makasih ya infonya? :))

    ::oRiDo™::
    alhamdulillah…
    mari sama2 belajar dan beramal..
    🙂

  51. emfajar Says:

    wah kumplit ya,, thx udah mau sharing mas.. 😀

    ::oRiDo™::
    alhamdulillah..
    mari sama2 belajar dan beramal..
    🙂

  52. s@rie Says:

    Ass. wr. wb
    mudah2an gwe cepet ktemu jodoh, doain yahh

    ::oRiDo™::
    wa’alaikum salam wr.wb.
    ketemu jodoh yang sesuai dgn harapan..
    amin…

  53. Gelandangan Says:

    Assalamu Alaikum Mas
    wahhhh lengkap ppppppppppp mas
    saya mrinding melihatnya 😀 abiz emank belum merit sih
    doakan yah mas biar dapat calon yang cocok

    sukses mas

    ::oRiDo™::
    wa’alaikum salam wr.wb.
    alhamdulillah..
    yah namanya juga belajar.. mesti lengkap, jangan setengah2..
    insyaAllah aku bantu doa..
    🙂

  54. Ly Says:

    subhanallaaahh….
    super duber komplit bo!
    syukron yach atas infonya akh… 😉

    :: oRiDo™ ::
    alhamdulillah..
    mari sama2 belajar dan beramal..
    🙂

  55. ezZa Says:

    thx bgt nih postingannya…

    bisa jadi masukan…

    :: oRiDo™ ::
    alhamdulillah..
    🙂

  56. pipiew Says:

    Subhanallah..lengkap banget euy.. jadi pengen merit, hehehe.. namun pertanyaan yang masih mengganjal di benak adalah “adakah jodoh yang baik buatku?”

    :: oRiDo™ ::
    jodoh adalah salah satu rahasia Allah swt..
    yang terpenting adalah kita sebagai hambaNYA selalu berusaha dan berusaha..

    tetep semanget
    🙂

  57. D 1 JA Says:

    Wanita ideal bukanlah wanita yang sempurna dalam segala aspek (fisik, mental, emosi, spiritual), melainkan ramuan yang sedap dari aspek-aspek terasebut. Bukan wanita yang sangat cantik, akan tetapi yang kecantikannya enak dipandang, yang pandai menjaga kebersihan tubuhnya, yang tau menempatkan mode pada dirinya, yang bukan menghamburkan banyak uang untuk kecantikannya, tetapi yang dengan kesederhanaan selalu tampil rapi dan cantik dimana saja dan kapan saja serta pintar membawa diri, dan bukan pula yang teramat cerdas, melainkan yang pandai menggunakan kecerdasannya…

    “like me…ups!!! wuzz..kaaabuuur….

    :: oRiDo™ ::
    kecantikan yg sebenarnya adalah kecantikan hati..
    😉

    kok kabur mulu..

  58. fauzi Says:

    alhamdulillah..nemukan tulisan yang bagus..syukran katsir,…

    :: oRiDo™ ::
    alhamdulillah..
    silahkan di sebarkan..
    semoga berguna..
    🙂

  59. shaffiyah Says:

    menikah….
    melangkah menuai berkah Ilahi
    🙂

    :: oRiDo™ ::
    melengkapi iman..
    😉

  60. eka Says:

    kalau ada teman2 yg bersedia menikah dengan suamiku insya Allah.., silakan jgn sungkan2 hubungi saya..jazakumuloh kairan katsiran

    :: oRiDo™ ::

  61. achfaisol Says:

    terima kasih sharing info/ilmunya…
    saya membuat tulisan tentang “Mengapa Pahala Tidak Berbentuk Harta Saja, Ya?”
    silakan berkunjung ke:

    http://achmadfaisol.blogspot.com/2008/08/mengapa-pahala-tidak-berbentuk-harta.html

    semoga Allah menyatukan dan melembutkan hati semua umat Islam, amin…

    salam,
    achmad faisol
    http://achmadfaisol.blogspot.com/

    :: oRiDo™ ::
    insyaAllah nanti berkunjung…
    🙂

  62. towip Says:

    mang orid jazz atas sharing infonya

    jadi semangat nich ingin menyempurnakan agama 😛

    keep istiqomah

    :: oRiDo™ ::
    alhamdulillah..
    sok atuh kang Towip..
    mudah2an lancar..
    😉

  63. sweetstrawberry Says:

    Assalamualaikum…

    Subhanallah… lengkap sekali.. ^^ Jazakumullah khairan katsiran..

    Blog antum saya link ya..

    :: oRiDo™ ::
    wa’alaikum salam wr.wb.
    alhamdulillah..
    silahkan..
    🙂

  64. Didien® Says:

    subhanallah pacaran islami memang sungguh mengasyikan…
    tidak nambah dosa, apalagi penuh penasaran hihihihh… :mrgreen:
    Cobain deh..di jamin yahuddddd…insyaAllah ada kemudahan dari Allah.. amin

    :: oRiDo™ ::
    yups..
    insyaAllah…
    🙂

  65. quinie Says:

    assalamu alaikum… berkunjung…
    hm… apa yah? sayah juga bingung… abis postingannya serius pisan takut salah2 komen euy…
    mampir ajah deh… makasih udah mampir yah…
    Wass.

    :: oRiDo™ ::
    wa’alaikum wr.wb.
    santey weh atuh Teh..
    haturnuhun oge atos mampir..
    🙂

  66. putirenobaiak Says:

    banyak tulisan & link2 yg bermanfaat ya mas, terima kasih.

    :: oRiDo™ ::
    alhamdulillah…
    semoga berguna..
    🙂

  67. laisya Says:

    Assalamu’alaikum,
    Wah baru baca artikelnya nih, Jazakillah…sangat bermanfaat.
    Minta ijin nih, boleh kan di link atau sekali-kali copy paste 😀
    Syukron.
    Wassalamu’alaikum.

    :: oRiDo™ ::
    alhamdulillah…
    slahkan.. semoga berguna..
    wa’alikum salam wr.wb.
    🙂

  68. Helmi Rahim Says:

    lihat http://pacaranislami.wordpress.com (menyesatkan)!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    :: oRiDo™ ::
    semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah swt dalam menegakkan agama islam..

  69. Anto Says:

    Ada kasus dimana seorang wanita ber status Islam.. belum sholat, belum berjilbab, setelah dia kenal dengan seorang lelaki dan mereka pacaran.. wanita itu jadi bisa sholat dan akhirnya memakai jilbab.. dan mereka pun sekarang menikah.. Apa itu diijinkan Islam??? Apa mereka di perlu di hukum karena pacaran???

    :: oRiDo™ ::
    bagaimanapun kondisinya, pacaran dalam islam itu tidak ada..
    bagus2 saja jika si laki2 bisa membawa dan mengarahkan si wanita agar shalat dan berjilbab..
    tetapi lebih baik jika tanpa ada proses pacaran…
    proses membawa dan mengarahkan si wanita utk bisa mejadi lebih baik, bisa (bahkan wajib) pula dilakukan setelah menikah..

  70. joko1984 Says:

    pacaran ya…. nikah dlu ach…:)

    :: oRiDo™ ::
    yups..
    betul..
    🙂

  71. Shanty Says:

    yay! terima kasih yaaa.. Alhamdulillah ketemu juga.. 🙂

    :: oRiDo™ ::
    🙂
    semoga berguna..

  72. ajo victor Says:

    jangan pernah lo dustain apa lagi dustain …. karna lo gak tau apa artinya dentunga di dada karna lo para kaum wanita lo adalah seseorang yang mempunyai jiwa seperti dewi dan raut bibirmu yang memancarkan hidip di dunia dan gw mempunyai teman seperti cha cha dan u lie yang gak pernah sombong ama gw jadi lo butuh seseorang buat jadi sahabat lo yang baik di dunia maupun di akhirat.

    oRiDo™
    ??

  73. paimin Says:

    linknya error pak, bisakah tolong diperbaiki :D, terimakasih,

    :: oRiD™ bilang ::
    ada file kumpulan artikel nya khan..
    silahkan di download..

  74. paimin Says:

    rata2 link download yang ada di halaman ini error(file not found)

    berikut link yang saya maksud (HOTD-jOdOh pilihan.doc)
    http://www.ziddu.com/download.php?uid=aa6al5epabKbl5umY%2FiblJStXqqgkZStZQ%3D%3D1

    link yang anda berikan pada balasan juga error,
    terimakasih perhatiannya,

    :: oRiD™ bilang ::
    link file HOTD-jOdOh pilihan.doc sudah saya perbaiki,
    silahkan coba di unduh lagi.
    terimakasih atas info nya.
    🙂

  75. jacki yin Says:

    jodohku dimana ya? mungkin tulang rusukku tak pernah hilang

  76. mukhammad fawzy Says:

    posting yg indah dan penuh makna moga para ihwan dan ihwat bisa menbilhami posting ini,,,shingga gk pacaran pra nikah,,,,amiiin

  77. veluza Says:

    mantap,,nice info,,tengkyu

  78. Andre Stepang Says:

    6660 Mahasiswa di Negeri Seribu Warung Kopi Says thank you for this great read!! I definitely enjoying every little bit of it I have you bookmarked to check out new stuff you post

  79. Ubudiyah Kampus Impian | Yapenbit Says:

    […] a Nice article It is a Nice article It is a Nice article It is a Nice article It is a Nice article It is a Nice article It is a Nice article It is a Nice article It is a Nice article It is a Nice article It is a Nice […]

  80. Author Says:

    3708 Kebaya Modern Says thank you for this great read!! I definitely enjoying every little bit of it I have you bookmarked to check out new stuff you post

  81. Mahasiswa di Negeri Seribu Warung Kopi | ZODIAK HARI INI Says:

    […] a Nice article It is a Nice article It is a Nice article It is a Nice article It is a Nice article It is a Nice article It is a Nice article It is a Nice article It is a Nice article It is a Nice article It is a Nice […]

  82. Backlink | My Blog Says:

    […] a Nice article It is a Nice article It is a Nice article It is a Nice article It is a Nice article It is a Nice article It is a Nice article It is a Nice article It is a Nice article It is a Nice article It is a Nice […]

  83. May Alfarish Says:

    2059 cara pasang iklan lazada diblog Says thank you for this great read!! I definitely enjoying every little bit of it I have you bookmarked to check out new stuff you post

  84. Maybelle Marcinkowski Says:

    hi!,I really like your writing very much! percentage we be in contact extra approximately your article on AOL? I need a specialist on this area to resolve my problem. May be that is you! Taking a look forward to see you.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: