[BMBT] teRORis bikin miRis

Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).
(QS. Al Anfaal, 8 : 60)

Miris.. miris banget hati ini nge-denger berita tentang penangkapan *kata mereka* teroris…
yang ditangkap *kalo kita lihat sekilas* adalah masih saudara kita juga, sesama muslim.. masih satu tubuh dengan kita
Apakah mereka benar2 memperjuangkan sesuatu yang benar?
Apakah mereka benar2 menjalankan syariat islam?
Apakah mereka benar2 islam?
Apakah mereka benar?

Setahu aku, dalam islam sama sekali tidak di ajarkan kekerasan, yang ada hanyalah bentuk perlawanan dari kekerasan yang diterima dari musuh islam… artinya kita melawan jika kita dilawan… tetapi, bagaimana dengan mereka yang di tangkap dan diculik hingga di cap sebagai teroris???

Teroris.. saat ini sudah menjadi sebuah istilah yang menakutkan.. siapakah sebenarnya yang menjadi teroris??
Aku dan keluarga ku berusaha menjalankan hidup ini dengan nilai2 islam yang ada dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah… kenapa ada perasaan takut utk melakukan ini yah? Jadi siapakah sebenarnya yang teroris???
Kenapa aku merasa takut utk menunjukkan ke-islam-an ku melalui penampilan ku… Jadi siapakah sebenarnya yang teroris???
Mereka yang menyerang dan memulai peperangan.. mereka yang membuat dunia ini dikecam ketakutan… Jadi siapakah sebenarnya yang teroris???
kenapa kita mesti takut kepada mereka??

America is the real terrorist..

ya Allah… jadikanlah hamba sebagai seorang yang takut hanya dan hanya kepada MU..
ya Allah… jadikanlah hamba sebagai pejuang agama MU…
ya Allah… jadikanlah hamba sebagai orang yang hidup dalam kemuliaan islam dan mati dalam menegakkan agama MU

istriku dan anakku..
jika suatu saat mereka menculik atau menangkap aku… tidak lain itu hanya sebuah fitnah.. karena aku bukan teroris… aku hanya manusia biasa.. hamba Allah yang mencoba belajar dan kembali menegakkan Al-Qur’an dan As-Sunnah..

Links:
[irhab [terorisme] yang dipopulerkan oleh amerika serikat]
http://www.almanhaj.or.id/content/1343/slash/0

  • Sekarang irhab dimaknai dengan merusak, ekstrim dan radikal, ini adalah kekeliruan tidak menyelesaikan masalah, (tetapi) justru menambah rumit masalah, yaitu dengan menekan dan menindas kaum muslimin baik dalam tataran individu, organisasi dan Negara.
  • Berbagai macam pertemuan, konferensi dan mu’tamar telah diadakan. Hasilnya, para ahli menetapkan bahwa harus dibedakan antara irhab (dalam arti terorisme) dengan membela negeri yang dijajah. Akan tetapi untuk melakukan perlawanan ini diperlukan adanya kemampuan dan kesiapan, baik iman, agama, militer, dan sebagainya. Bukan sekedar emosi dan semangat. Sebab jika tidak, maka hal ini semakin menambah menyimpangnya umat Islam, dan semakin menambah beratnya cengkeraman orang kafir terhadap Islam.
  • Islam dan terorisme, dua kata yang saat ini sedang mengemuka di tengah masyarakat, telah melengkapi kamus pemikiran dan pemahaman yang menakutkan. Terlebih bagi kelompok yang masih dihinggapi Islamophobia, seakan dua kata itu ibarat dua mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Sungguh pemahaman ini sangat keliru dan tidak memiliki dasar argument.
  • Islam datang dengan membawa kelemah lembutan, memberikan kedamaian dan membebaskan manusia dari perbudakan dan penindasan antar manusia. Maka bagaimana mungkin Islam memunculkan benih keresahan dengan menebarkan teror ke tengah masyarakat ?
    kata irhab menurut istilah Islam yang Qur’ani bukanlah irhab dalam kenyataan yang terjadi akhir-akhir ini, dan bukan pula irhab dalam kejadian mencekam yang problematis sekarang ini.

[hukum menjuluki orang-orang multazim dengan sebutan fundamentalis atau teroris]
http://www.almanhaj.or.id/content/1338/slash/0

  • Tidaklah merupakan hal yang aneh lagi bila mereka-mereka yang jauh dari Islam tersebut memberikan julukan yang beragam ini kepada siapa saja yang berpegang teguh kepada Islam seperti berpikiran picik, ekstrim dan semisalnya. Karena Semua orang-orang kafir yang para rasul diutus kepada mereka menjuluki para Rasul mereka tersebut dengan julukan tukang sihir dan orang gila. Semua ini dimaksudkan agar orang-orang lari dari beliau dan manhaj yang beliau bawa.
  • Adapun terhadap mereka yang mengatakan, “mereka itu adalah kaum fundamentalis”, sebenarnya tujuannya adalah untuk tidak melabelkan Islam kepada mereka karena Islam itu pada dasarnya dicintai oleh jiwa, sementara yang mereka maksud (tujuan asalnya) adalah terhadap kaum fundamentalis itu. Sekalipun demikian, kita tegaskan ; jika orang yang berpegang teguh dengan Islam itu adalah seorang fundamentalis, maka kamilah kaum fundamentalis itu.

[hukum berkenaan dengan masalah terorisme di negara-negara islam dan sekitarnya]
http://www.almanhaj.or.id/content/1258/slash/0

  • Majelis Haiah Kibarul Ulama telah meneliti dengan seksama dari apa yang disampaikan oleh para ahli ilmu, bahwasanya syariat mencakup secara menyeluruh menetapkan wajibnya mempertahankan lima hal yang sangat penting dan mengambil berbagai tindakan untuk menjaganya, lima hal tersebut adalah agama, nyawa, kehormatan, akal dan harta.
  • Ibnu Katsir Rahimahullah berkata : “Allah Subhanahu wa Ta’ala melarang untuk melakukan keruskan di muka bumi serta hal-hal yang bisa menjadikannya rusak setelah Allah memperbaikinya, karena jika semuanya berjalan dengan baik (lurus) kemudian terjadi kerusakan setelah itu maka hal tersebut akan lebih berbahaya bagi manusia, karena itulah Allah melarang hal tersebut”.
  • Majelis Haiah Kibarul Ulama secara ijma menetapkan: [1] bahwasanya halal darah orang yang telah melakukan suatu bentuk kerusakan, sebab orang-orang yang melakukan perbuatan tersebut lebih berbahaya dan lebih pantas ditakuti dari pada orang yang menggunakan cara singkat dengan menzhalimi seseorang, membunuh, ataupun merampas hartanya. [2] Bahwasanya sebelum menjatuhkan hukuman seperti yang telah dijelaskan di atas wajib bagi mahkamah syari’ah dan majelis khusus serta mahkamah tinggi meminta klarifkasi tentang perbutannya tersebut sehingga tidak salah dalam menjatuhkan vonis dan menumpahkan darah orang yang tidak berdosa. [3] Majelis ulama berpendapat agar hukuman disebar luaskan kepada masyarakat umum melalui media massa.

[seputar issu terorisme]
http://www.almanhaj.or.id/content/1663/slash/0

  • Cermatilah wahai kaum muslimin dengan cara pandang Islam yang luhur, yang tercermin dalam syari’at yang bijak, dalam Al-Qur’an dan Sunnah Nabi. Bandingkanlah dengan fenomena menyedihkan yang terjadi di negera ini (Indonesia, -red). Perhatikanlah apa yang dilakukan sebagian kaum muslimin, dengan dalih jihad dan menegakkan semangat amar ma’ruf nahi mungkar, yang akhirnya mengguncang stabilitas keamanan dan mengacaukan masyarakat. Efeknya terjadi pembunuhan terhadap jiwa orang Islam. Padahal, darah mereka lebih terhormat di sisi Allah dibandingkan Ka’bah yang mulia.
  • “Sesungguhnya masalah utama kita dengan orang-orang itu (para pelaku aksi-aksi merusak), terletak pada permasalahan akal-akal mereka, bukan terletak pada hati-hati mereka”. Mungkin hati mereka berniat baik, tapi belum cukup, sebab harus bersesuaian dengan petunjuk Al-Qur’an dan Sunnah Nabi. Bagaimana kalau peristiwa ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak musuh dengan memperalat mereka untuk merusak dan menodai citra Islam ?

[terorisme sebab-sebab dan penanggulangannya serta sikap seorang muslim dalam menghadapi fitnah zaman]
http://www.almanhaj.or.id/content/1942/slash/0

  • Pada akhir-akhir ini telah bermunculan berbagai suara, tulisan, seminar dari sebagian “manusia-manusia kerdil” yang mengajak orang-orang yang berpikiran pendek kepada pembentukan partai-partai, kelompok-kelompok kecil dan merapuhkan tonggak-tonggak kekuatan umat dengan mengajak kepada pemisahan diri dari jama’ah yang haq dan bergabung dalam jama’ah-jama’ah hizbiyyah yang sempit yang mengajak kepada sikap ekstrimisme dan melampaui batas dengan berbagai cara yang jitu dan penipuan sehingga mengakibatkan keretakan dalam barisan umat ini. Dalam menjajakan pemikiran ini para penjajanya telah mengupayakan beragam cara, sebagai berikut : [1] Menggampangkan urusan dakwah. [2] Mengumpat para ulama umat dan menggalakkan agar tidak banyak mengambil ilmu mereka serta mencemarkan nama baik mereka. [3] Upaya menjauhkan mayoritas generasi muda dari ilmu-ilmu agama yang bersumber dari al-Qur’an dan Sunnah. [4] Mengurangi kredibilitas para penguasa. [5] Menarik/mendatangkan para analisis yang mengajak manusia kepada pemikiran khawarij. [6] Mengajak kepada jihad yang mereka artikan dengan pemahaman mereka sendiri. [7] Pembagian berbagai kitab, bulletin, selebaran dan kaset-kaset yang mengajak kepada pemikiran khawarij dan pengkafiran kaum muslimin. [8] Keikutsertaan kebanyakan dari aktifis kelompok-kelompok pentakfiran.
  • Cara membentengi pemuda kita dari pemikiran tersebut: [1] Mengajak generasi muda kita agar memegang teguh Al Qur’an dan Sunnah. [2] Penekanan pada pemahaman Al Qur’an dan Sunnah sejalan dengan pemahaman salafush shalih. [3] Menjauhi tempat-tempat yang menjadi sumber fitnah untuk memelihara diri dari kejahatan fitnah tersebut dan pengaruhnya yang buruk. [4] Bersungguh-sungguh dalam beribadah dan teqwa kepada Allah Azza wa Jalla dengan menjalankan perintah-perintahNya dan menjauhi larangan-laranganNya. [5] Membendung dan melenyapkan segala fenomena kemaksiatan. [6] Menepati jama’ah kaum muslimin dan Imam mereka dan menanamkan dengan teguh pemahaman perihal ketaatan kepada pemimpin yang mengurusi urusan kaum muslimin di dalam hal yang ma’ruf. [7] Senantiasa memohon pertolongan (kepada Allah) dengan berlaku sabar dalam neghaapi berbagai macam kesulitan. [8] Menangani segala urusan dengan lembut, penuh kehati-hatian, tidak tergesa-gesa dalam mengeluarka hukum dan fatwa, serta jauh dari sikap yang ditimbulkan oleh perasaan spontanitas dan kemarahan. [9] Menghiasi diri dengan sikap lemah-lembut, baik dalam berinteraksi dan lembut dalam menangani berbagai macam fitnah. [10] Bersungguh-sungguh dalam menggambarkan berbagai urusan sesuai dengan realitanya, memahami dan mengetahuinya, meneliti kedalamannya serta memperkirakan dampak yang ditimbulkan oleh bahayanya. [11] Senantiasa tatsabbut (benar-benar meneliti) dalam segala urusan dan tidak mengambil prinsip terhadap isu-isu, apalagi yang disebarkan melalui sarana-sarana informasi dan jaringan-jaringan satelit international yang banyak bertujuan utk mengganggu kaum muslimin serta memecah belah dan melemahkan persatuan. [12] Dalam memvonis seseorang dengan istilah yang digunakan oleh agama seperti menghukumi seorang itu kafir atau fasiq atau Ahlul bid’ah kita kembali kepada ketentuan syari’at yang telah datang dalam Al-Qur’an dan sunnah serta bersikap waspada dari menghukumi kaum muslimin dengan serampangan tanpa sikap berhati-hati dan penelitian serta tatsabbut terhadap segala sesuatu yang didengar.

[ahlus sunnah dan terorisme]
http://www.almanhaj.or.id/content/1814/slash/0

  • Orang yang menuduh kita sebagai teroris, ia termasuk ahlul ghuluw (berlebih-lebihan dalam tuduhannya). Ia tidak mengerti dakwah salafiyah. Dakwah salafiyah adalah dakwah Islam. Dakwah salafiyah adalah dakwah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya. Namun demikian, tidak boleh seorang Salafi (siapapun orangnya) menganggap dirinya berakhlak seperti akhlak Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, atau akhlak para shahabatnya.

[ada sebagian orang yang bersikap ekstrim dan tidak meletakkan permasalahan pada tempatnya]
http://www.almanhaj.or.id/content/1761/slash/0

  • Seorang insan hendaknya selalu memperhatikan dampak dari setiap ucapan dan tindakannya terhadap orang lain.

[hukum pemboman di negara-negara islam dan sekitarnya, apakah termasuk jihad fi sabilillah ?]
http://www.almanhaj.or.id/content/1386/slash/0

  • Pembunuhan dan pemboman merupakan hal yang tidak boleh, karena akan menimbulkan kejahatan, pembunuhan dan terjadinya pengusiran kaum muslimin, adapun yang disyariatkan terhadap orang-orang kafir yaitu berperang fi sabilillah, menghadapi mereka dalam peperangan jika kaum muslimin memiliki persiapan pasukan, berperang dengan kaum kuffar, membunuh mereka seperti apa yang telah dilakukan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau berhijrah ke Madinah, hingga beliau mendapatkan penolong dan penyokong, adapun pemboman dan pembunuhan hanya akan mendatangkan keburukan bagi kaum muslimin.
  • Apakah mereka melakukan pengrusakan terhadap harta kaum kuffar ketika mereka masih di Makkah ? Bahkan mereka menahan diri dari yang demikian. Mereka hanya diperintahkan untuk berdakwah dan menyampaikan risalah pada saat di Makkah, tetapi ketika mereka telah berada di Madinah maka mereka berjihad dan berpegang teguh pada saat negara Islam telah berdiri.

beRita terkait:

detasemen khusus 88
http://id.wikipedia.org/wiki/Detasemen_Khusus_88
memberantas terorisme dengan segala daya
http://www.sinarharapan.co.id/berita/0706/12/taj01.html
tpm bantah kasus poso terkait jamaah islamiyah
http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2007/01/17/brk,20070117-91473,id.html
australia: abu dujana telah tertangkap
http://www.sinarharapan.co.id/berita/0706/12/sh01.html
densus 88 geledah rumah tersangka arif syaifudin
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/berita-utama/densus-88-geledah-rumah-tersangka-arif-syai.html
densus 88 bekuk anak buah abu dujana di sleman
http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/jawamadura/2007/06/11/brk,20070611-101686,id.html

-perbanyakamalmenujusurga-

teRORis bikin miRis - BMBT
teRORis bikin miRi…
buka folder HOTDfiles

13 Tanggapan to “[BMBT] teRORis bikin miRis”

  1. Agam Says:

    Para teroris itu salah menafsirkan firman Allah. Apalagi bom syahid, itu kan sama dengan bunuh diri. Padahal bunuh diri itu tidak boleh dalam Islam.
    Perbuatan para teroris itu menurutku hanya akan memancing kemarahan Amerika dkk. Justru karena merekalah Amerika tambah sombong, dan bisa menjadikannya sebagai dalih memerangi umat muslim😦
    Semoga mereka diberikan petunjuk oleh Allah. Amin..

    ::oRiDo::
    betul…
    mudah2an mereka mendapat hidayah dan memperjuangkan agama dengan cara yang benar..
    tapi jangan lupa juga, bisa jadi mereka itu adalah ciptaan musuh2 islam agar mereka punya alasan dan mendapat dukungan utk menghancurkan islam…

    kaum muslim dunia…
    jangan berpecah belah… mari kita bersatu..

  2. joesatch Says:

    saya juga miris…
    padahal pengennya saya sederhana aja: bisa berislam dengan tenang dan damai

    ::oRiDo::
    iya.. pengennya spt itu..
    cuma mereka musuh islam gak bakalan ngebiarin kita dengan tenang nya melaksanakan islam…
    so.. AYO BERGERAK!!🙂

  3. roffi Says:

    teroris adalah kriminal dan dalam konteks artikel ini, ya sering menyamar dengan atribut seorang muslim.

    Kasian umat muslim lainnya yang terkena generalisasi. Tapi ulah sieun Do, selama kita tidak berbuat yang aneh² kepa mesti takut.

    Tos ah, Do, nambah anaknya nanti, langsung bikin pas pulang hehehe

    ::oRiDo::
    emang tuh teroris, bikin orang2 muslim gak tenang..
    dan susahnya, banyak orang yg men-generalisir…

    insyaAllah gak takut..
    mudah2an aja syahid..

    nambah anak jangan di undur2..
    bisi nambah rizki nya mundur juga.. hehehe

  4. handris Says:

    Buat kamu yang pengen dengerin tembang2 Indonesia…

    ::oRiDo::
    maaf..
    sebagian comment nya saya hapus, krn ber-isi iklan..

  5. Alibazah Says:

    Ah, namanya juga ulah Iblis. Dia dari dulu mo adu domba agama. Iblis bisa menyamar dan menghasut lewat apa aja. Maling teriak maling. Yang penting jangan terhasut.

    Karena itu ga usah pake bungkusan lagi dah, kita hidup di level paling tinggi aja. Hakikat, bukan Syariat. Yg kita jalanin en perjuangkan itu aja. Ga usah lagi bela-belain golongan, sebab udah kecampur manusia yang radikal dan pemancing kerusuhan yang karena ulah mereka nama harum golongan secara keseluruhan jadi cemar. Ngebersihin duri dalam daging emang susah. Mendingan dimulai dari ngebersihin diri masing-masing.

    Jadi tanggalkan semua atribut yang membuat manusia dikotak-kotakkan. Jangan mo dimasukin kotak. Politik emang jahat. Kalo ngalamin deket sama Sang Pencipta itu kan keintiman yg sifatnya pribadi. Yang laen ga usah sewot. Ga usah juga dipamerin atawa disombong-sombongin.

    ::oRiDo::
    mari tawash shoubil haq.. tawash shoubish shobr..🙂

  6. +MaIDeN Says:

    Miris.. miris banget hati ini nge-denger berita tentang penangkapan
    *kata
    mereka* teroris…
    yang ditangkap *kalo kita lihat sekilas* adalah masih saudara kita juga,
    sesama muslim.. masih satu tubuh

    +MaIDeN,
    Makanya ….
    Jangan pernah melihat sekilas, jang hanya melihat dari kulitnya saja.
    Liat dong isi kepalanya😉

    Kalau mereka bilang
    – Halal ngebom restoran milik pengusaha barat
    – Halal ngebom hotel milik pengusaha barat
    – Halal ngebom kerumuman turis barat

    Biar kate, 5 hari sekali ke mesjid, i’tikaf tiap malem, pake surban,
    pake gamis, jenggot ampe nyentuh dada😉

    Itu mah hehehe, tetep aja namanya kulit🙂

  7. Adinda Praditya Says:

    Udah gitu yg juga kena dampaknya adalah orang-orang yang berjenggot (apalagi yang agak panjang) dan / atau yang pake celana di atas mata kaki, padahal kalo lihat profil orang-orang yang (katanya) dituduh teroris di Indonesia secara resmi, tidak ada yang seperti itu. Ini khan jelas dibuat-buat oleh orang2 kuffar.

    Trus yang lebih miris lagi, hal di atas dimakan juga oleh kaum muslimin di Indonesia (khususnya), dengan mengejek (apalagi sampai merendahkan) orang-orang yang berciri seperti itu. Paling tidak mereka bercanda dengan hal di atas. Padahal mereka memelihara jenggot dan tidak isbal di atas lantaran sunnah Rasulullah.

    Jadi serba salah menanggapi orang yg ngejek walaupun kita tahu sebagian maksudnya adalah bercanda.

    Kalo didiamkan, berarti membiarkan mereka termakan oleh pemikiran seperti itu, dan seperti layaknya kelakuan orang Yahudi, (sesuatu yang terus menerus dihembuskan, lama kelamaan bisa menjadi sesuatu yang benar), bahayanya cukup besar di masa yang akan datang.

    Kalo mau dinasihatin, khawatir kurang bijak menyampaikannya karena sudah dilatarbelakangi oleh hal-hal (2 paragraf) yang saya sebut di atas.

    Walaupun demikian, kita harus berjuang dan merubah keadaan kita ini. Dan kita harus yakin bahwa kejayaan berada di tangan Islam.

    Allahul Musta’an

  8. +MaIDeN Says:

    @ Adinda Praditya

    Iya itu. Setuju sekali.
    Kenapa musti ejek mengejek ya ?
    Ejek mengejek itu perbuatan tercela.
    Barangkali karena mereka sudah biasa ejek-menegejek.
    Ejek mengejek sudah jadi kebiasaan hari-hari.
    Tiada hari tanpa ejek mengejek.
    Mereka merasakan kenikmatan saat mengejek orang lain😀

    Padahal kan.
    Urusan pakaian adalah hak asasi manusia kan ?
    Mau pakai cadar, mau pelihara jenggot, mau jidat item kayak arang,
    itukan hak azazi manusia kan ?

    Kalau saya, ya dihormati aja pilihan hidup mereka yang berpakaian ala
    jaman nabi dulu. Bilang aja kita belum sanggup kayak gitu😀

    Barangkali nih,
    Soal teroris ituh juga.

    Sebaiknya opini memang harus diarahkan dan diluruskan.
    Kalau ada muslim yang terbukti di pengadilan sudah melakukan perbuatan
    kriminal, ngebom kuta, ngebom marriot, ya bilang aja itu perbuatan
    kriminal. Layak masuk penjaran.
    Terlepas pengadilan itu dagelan atau rekayasa dst.

  9. Harry Sufehmi Says:

    @MaiDeN

    Sebaiknya opini memang harus diarahkan dan diluruskan. Kalau ada muslim yang terbukti di pengadilan sudah melakukan perbuatan kriminal, ngebom kuta, ngebom marriot, ya bilang aja itu perbuatan kriminal.

    Betul.

    Kalau mau jelek2in agama sih, gampang. Tuh lihat teroris di Irlandia,
    siapa ? Orang kristen. Teroris di Thailand ? Orang Budha. Teroris di
    India? Orang Hindu. dst.

    Tapi ini ya bodoh sekali, karena kita menyalahkan agama karena
    kelakuan penganutnya.🙂

    Namun begitulah yang namanya propaganda, tujuannya adalah untuk
    membuat orang jadi bodoh.

    Salah satunya kemarin ini muncul (lagi) di Kompas, dibahas di blog ini :
    http://www.bennychandra.com/2007/06/19/anomali-terhadap-terorisme/

    Saya tahu penulis blog ini, dan saya yakin dia cuma belum mendapat
    cerita dari kedua belah pihak saja. Jadi, saya beri cerita dari sisi
    yang lain melalui fasilitas komentar di posting tersebut.

    Memang pada saat ini ada usaha untuk menyudutkan umat Islam, sementara
    teroris yang sebenarnya tetap bisa terus beraksi. Cuma, karena media
    massa sudah terbawa hanyut juga dalam propaganda ini, mari kita coba
    imbangi melalui blog-blog kita.
    Gimana ?

  10. Adinda Praditya Says:

    @Harry Sufehmi

    Betul.

    Kalau mau jelek2in agama sih, gampang. Tuh lihat teroris di Irlandia,
    siapa ? Orang kristen. Teroris di Thailand ? Orang Budha. Teroris di
    India? Orang Hindu. dst.

    Tapi ini ya bodoh sekali, karena kita menyalahkan agama karena
    kelakuan penganutnya.🙂

    Setuju,.. Kalo mo menimbang/menilai agama, ya lihat sumber otentik ajaran agama tersebut. Langsung ke hakikat dari ajarannya. Baru dari situ kita bisa jelek2in atau memuji2nya. Ya khan?

  11. manusiasuper Says:

    Kesimpulannya pak?

  12. Akbar Kadabra Says:

    Hola..
    Islam jadi issue penting di kancah politik dunia gara2 terorisme.. nama Muslim seperti saya banyak yang dicekal di airport di beberapa negara bagian di dunia gara2 terorisme..
    pusing..

    ::oRiDo::
    halo juga..
    iya.. itu lah salah satu dampak dari aksi Amerika dalam menghancurkan islam..
    let’s do something about it..

  13. purmana Says:

    O iya, barusan gue lihat film judulnya BORAT…

    Tentang perjalanan seorang warga Uzbekistan (apa Kazakhtan ya…?) ke negeri Paman Sam…

    Dan gue kaget ternyata di dalam film semi dokumenter tersebut si BORAT (orang Uzbekistan itu) hampir digebugin ama orang sekota karena disangka dia Muslim (abis wajahnya kaya Arab). dan dalam anggapan mereka semua muslim itu teroris dan pembuat onar,,,

    Subhanallooh…. kok sampe sebegini buruknya sih reputasi kita sebagai umat muslim ya…..

    ::oRiDo::
    mari kita perbaiki citra ISLAM dengan berbagai cara..
    mari kita kembalikan ISLAM sebagai rahmatan lill alamin..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: