[HOTD] Riya’

Hadist riwayat Jundub Al-Alaqiy ra., ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: Barang siapa mencari popularitas dengan amal perbuatannya, maka Allah akan menyiarkan aibnya dan barang siapa yang riya dengan amalnya, maka Allah akan menampakkan riyanya

Links:
[tentang Riya’]
http://www.muslimdiary.com/readarticle.php?article_id=799

[bahaya Riya]
http://www.icmi.or.id/ind/content/view/55/40/

[menghilangkan Riya’, ‘ujub, dan sum’ah]
http://www.pesantrenvirtual.com/index.php?option=com_content&task=view&id=506&Itemid=30

[kunci diteRimanya amal]
http://www.republika.co.id/suplemen/cetak_detail.asp?mid=7&id=200071&kat_id=105&kat_id1=232

[ikhlas – beRsih hati daRi segala tujuan]
http://junjungan.wordpress.com/2006/04/22/ikhlas-bersih-hati-dari-segala-tujuan-selain-dari-keridhoaan-allah/

[dua mOtivasi dalam satu amal]
http://202.155.15.208/suplemen/cetak_detail.asp?mid=7&id=205641&kat_id=105&kat_id1=232

-perbanyakamalmenujusurga-

Satu Tanggapan to “[HOTD] Riya’”

  1. pOintRangkuman Says:

    – Riya’ itu ibaratnya menjual (kemerdekaan) diri kita ditukar dengan (belenggu) pujian, penghormatan, atau sikap-sikap simpati lainnya dari orang lain, Puncak kemerdekaan kita adalah keikhlasan (dalam setiap amal perbuatan kita) kepada Allah Swt

    – Riya’ sumber kesalahannya berasal dari diri kita sendiri

    – Cara menghapus riya’, ‘ujub, sum’ah dan semacamnya:
    1. usahakan selalu menggali dampak-dampak dan akibat-akibat perbuatan Anda jauh ke depan: manfaat dan madlarratnya
    2. Upayakanlah dalam setiap waktu untuk mengingat Allah untuk dzikir dan instropeksi diri
    3. Sadarlah bahwa Allah senantiasa mengetahui gerak-gerik Anda
    4. hanya Allah yang akan mengganjar semua amal perbuatan kita semua
    5. Senantiasa memohon agar dikaruniai hati yang tulus dan ikhlas (Allahummarzuqnaa al-ikhlaas wa al-istiqaamah wa hubba Allah wa hubba man ahabbah = Ya Allah, karuniailah kami keikhlasan, istiqaamah, mencintai Allah, dan orang-orang yang mencintaiNYA)
    6. senantiasa melihat orang lain lebih baik di sisi Allah dari diri kita sendiri

    – Agar amal diterima Allah:
    1. ikhlas semata-mata karena Allah
    2. sesuai dengan tuntunan Rasulullah saw.

    – Sesiapa yang berharap tetapi tidak beramal maka sia-sia harapnya itu. Sesiapa yang niat tapi tidak dilaksanakan, tiak berguna niatnya itu. Sesiapa yang berdoa tanpa usaha, maka sia-sia doanya itu. Sesiapa yang ishtigfar tanpa menyesal, maka tidak berguna ish tigfarnya itu. Sesiapa yang beramal tanpa ikhlas makan sia-sia amalnya itu.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: