[HOTD] kesungguhan do’a

Hadist riwayat Abu Hurairah ra.:
Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Apabila seorang di antara kamu berdoa, maka janganlah dia berkata: Ya Allah! Ampunilah aku jika Engkau sudi. Tetapi bersungguh-sungguhlah dia dalam memohon dan mohonlah perkara-perkara yang besar dan mulia (surga atau pengampunan), karena Allah tidak ada sesuatu pun yang besar bagi-Nya dari apa yang telah dianugrahkan

Links:
[hikmah dOa penuh kesabaRan]
http://www.muslimdiary.com/readarticle.php?article_id=658

[jangan tidak beRdOa]
http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=217003&kat_id=14

[dOa diiRingi ikhtiaR]
http://www.astorajabat.com/modules.php?name=News&file=article&thold=-1&mode=flat&order=0&sid=73

[kunci meRaih PertOlOngan Allah]
http://202.155.15.208/suplemen/cetak_detail.asp?mid=7&id=247775&kat_id=105&kat_id1=232&kat_id2=234

[dOa-dOa pilihan]
http://www.religious-affairs.gov.bn/index.php?ch=bm_aplikasi&pg=bm_aplikasi_doa

[dOa ORang-ORang mustajab]
http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=176954&kat_id=14&kat_id1=&kat_id2=

-perbanyakamalmenujusurga-

Satu Tanggapan to “[HOTD] kesungguhan do’a”

  1. pOintRangkuman Says:

    dari links yg ada, berikut point2 penting:

    Doa yg dikabulkan: Ada kalanya Allah segera memperkenankan doanya. Ada kalanya doanya itu dijadikan oleh Allah sebagai simpanan pahala di akhirat. Dan ada kalanya Allah memalingkan dan menghindarkan sebarang kejahatan (bala dan bencana) daripada orang itu sesuai dengan doanya.”

    Penyebab doa tidak dikabulkan:

    Terburu-buru,
    Berputus asa,
    Menggunakan rezeki daripada sumber yang haram.

    Tidak ada doa tanpa usaha

    Saat berdoa, kecilkanlah dirimu sekecil-kecilnya di hadapan Allah, dan besarkanlah Allah sebesar-besarnya semampu kau membesarkan-Nya, Saat kita ingin dimuliakan Allah, maka akuilah kehinaan kita di hadapan Allah. Saat kita ingin dilebihkan, maka akui kekurangan kita di hadapan Allah. Saat kita ingin dikuatkan Allah, maka akui kelemahan kita di selemah-lemahnya di hadapan Allah

    Ada tiga (golongan) orang yang tidak akan ditolak doanya, yaitu pemimpin (penguasa) yang adil, orang yang berpuasa sehingga dia berbuka, dan orang yang dianiaya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: