[HOTD] tinggalkan hal yang tidak beRmanfaat..

bismillahhiRRahmaniRRahim

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan Oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daRipada uRat leheRnya, (yaitu) ketika dua ORang malaikat mencatat amal peRbuatannya, seORang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiRi. Dan datanglah sakaRatul maut dengan sebenaR-benaRnya. Itulah yang kamu selalu laRi daRipadanya. Dan ditiuplah sangkakala. Itulah haRi teRlaksananya ancaman.
[QS. Qaaf (50) ayat 16-20]

Al-Hasan Rahimahullah peRnah beRkata :
“DiantaRa tanda beRpalingnya Allah Subhanahu Wata’ala daRi seORang hamba adalah Allah menjadikan kesibukannya pada hal-hal yang tidak beRmanfaat baginya.”

NASIHAT IMAM AL-GHAZALI

Ketahuilah wahai anakku yang teRcinta dan mulia, semOga Allah membeRimu usia panjang dengan taat kepada-Nya. SemOga Allah juga melapangkan jalanmu sebagaimana jalan paRa kekasih-Nya.

Wahai anakku, yang teRmasuk bahagian daRi nasihat adalah apa yang disampaikan Oleh Rasulullah kepada umatnya, bahawa beliau peRnah beRsabda: “Tanda beRpalingnya Allah daRi seORang hamba adalah disibukkannya hamba teRsebut dengan sesuatu yang tidak beRmanfaat bagi diRinya. ORang yang kehilangan masa usianya yang tidak digunakan untuk ibadah, maka pasti ia akan mengalami penyesalan yang beRkepanjangan. BaRangsiapa yang sudah beRumuR 40 tahun, dimana kebaikannya tidak dapat menutupi kebuRukannya, maka beRsiap-siaplah ia masuk kedalam api neRaka.

Nasihat ini cukup bagi ORang-ORang yang beRiman. Wahai anakku, nasihat itu mudah, yang sulit adalah meneRima dan menjalankan nasihat teRsebut. Bagi ORang yang suka menuRuti hawa nafsunya, nasihat itu teRasa sangat pahit, keRana itu hal-hal yang dilaRang agama sangat disukai dalam hatinya. Inilah bebeRapa nasihat Imam Al-Ghazali, camkan dan Renungkanlah. SemOga nasihat ini menambah ketakwaan kita kepada Allah SWT.

Baca entri selengkapnya »

[HOTD] lalaikah kita dalam shalat?

bismillahhiRRahmaniRRahim

Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.
[QS. Al A'raaf (7) ayat 205]

Hadis riwayat Anas bin Malik ra.:
Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Barang siapa yang lupa salat, maka hendaklah melakukannya ketika ia ingat. Tidak ada kifarat baginya kecuali hanya segera melaksanakannya

Links:

[ketiduRan tidak shalat isya' menggantinya gimana?]
http://genenetto.blogspot.com/2008/07/ketiduran-tidak-shalat-isya.html

  • Kalau sudah masuk waktu shubuh, uRutannya haRus shalat Isya’ dulu baRu shalat shubuh. Kecuali bila waktu shubuh pun sudah hampiR lewat, maka segeRa lakukan dulu shalat shubuh baRu shalat isya’, biaR tidak lewat dua-duanya.
  • Bagaimana kalau sudah lewat dua-duanya (isya+Shubuh)? PeRtama, bangun dulu, kedua wudhu’, ketiga shalat Isya, teRus shalat shubuh. Lalu tObat, minta ampun dan janji tidak mengulangi lagi. ORang yang malas shalat sampai lewat, wah balasannya seRem. Akan dijeblOskan di neRaka SaqaR (QS. Al-MuddatstsiR: 42-43).
  • LOgikanya, daRi pada absen itu kOsOng, mendingan teRisi walau teRlambat. Tetap saja ada beda besaR sekali antaRa sama sekali tidak mengeRjakan shalat dengan mengeRjakan shalat tapi teRlambat.

Baca entri selengkapnya »

[RASUL] Rindu kami padamu.. yaa Rasul..

Allahumma shalli 'alaa Muhammad...Sesungguhnya telah ada pada (diRi) Rasulullah itu suRi teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi ORang yang menghaRap (Rahmat) Allah dan (kedatangan) haRi kiamat dan dia banyak menyebut Allah.
[QS. Al Ahzab, 33 : 21]

Detik-detik teRakhiR.. ”Ummatii..ummatii..”

Dengan suaRanya yang liRih Rasulullah beRtanya, “BeRitahu kepadaku Wahai JibRil, apakah yang telah disediakan Allah untukku di sisinya? JibRil pun menjawab; “Bahawasanya pintu-pintu langit telah dibuka, sedangkan malaikat-malaikat telah beRbaRis untuk menyambut ROhmu.”
Rasulullah SAW beRsabda: “Segala puji dan syukuR bagi Tuhanku. Wahai JibRil, apa lagi yang telah disediakan Allah untukku? JibRil menjawab lagi: “Bahawasanya pintu-pintu SyuRga telah dibuka, dan bidadaRi-bidadaRi telah beRhias, sungai-sungai telah mengaliR, dan buah-buahnya telah Ranum, semuanya menanti kedatangan ROhmu.”
Rasulullah SAW beRsabda lagi: “Segala puji dan syukuR untuk Tuhanku. BeRitahu lagi wahai JibRil, apa lagi yang di sediakan Allah untukku? JibRil menjawab: “Aku membeRikan beRita gembiRa untuk anda wahai kekasih Allah. Engkaulah yang peRtama-tama diizinkan sebagai pembeRi syafaat pada haRi kiamat nanti.”
Kemudian Rasulullah SAW beRsabda: “Segala puji dan syukuR, aku panjatkan untuk Tuhanku. Wahai JibRil beRitahu kepadaku lagi tentang khabaR yang menggembiRakan aku?”
JibRil as beRtanya: “Wahai kekasih Allah, apa sebenaRnya yang ingin tuan tanyakan?
Baca entri selengkapnya »

IBSN: [HOTD] seputaR haid dan peRmasalahannya

Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: “Haidh itu adalah suatu kotoran.” Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri[bersetubuh] dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.
[QS. Al Baqarah, 2 : 222]

Hadis riwayat Aisyah ra.:
Bahwa seorang wanita bertanya kepadanya: Apakah salah seorang di antara kami harus mengganti salat pada masa haid? Aisyah berkata: Apakah engkau termasuk golongan Haruriyyah (salah satu golongan Khawarij)? Dahulu, pada masa Rasulullah saw. di antara kami ada yang haid, tetapi tidak diperintahkan mengganti (salat)

Hadis riwayat Asma ra., ia berkata:
Seorang wanita datang kepada Nabi saw., ia berkata: Salah seorang di antara kami, pakaiannya terkena darah haid. Apa yang harus dilakukannya? Beliau bersabda: Mengerik darah itu, lalu menggosoknya dengan air, kemudian dibasuh. Setelah itu ia boleh salat dengan pakaian tersebut

Hadis riwayat Aisyah ra., ia berkata:
Fatimah binti Abu Hubaisy datang kepada Nabi saw. dan berkata: Wahai Rasulullah saw, saya adalah wanita yang beristihadhah sehingga saya tidak bersih. Apakah saya boleh meninggalkan salat? Beliau bersabda: Tidak. Itu hanya darah sakit, bukan darah haid. Apabila haidmu datang, tinggalkanlah salat dan jika sudah berhenti, bersihkan darah itu dari dirimu kemudian salat

Hadis riwayat Maimunah ra., ia berkata:
Rasulullah saw. biasa menggauli (tanpa senggama) istri-istri beliau yang sedang haid dari luar izaar (kain bawahan menutupi bagian tubuh dari pusar ke bawah)

Hadis riwayat Aisyah ra., ia berkata:
Seorang wanita bertanya kepada Nabi saw. tentang cara wanita mandi wajib dari haid? Perawi hadis berkata: Kemudian Aisyah menjelaskan bahwa beliau mengajarkannya cara mandi. (Di antara sabda beliau): Engkau ambil kapas yang diberi misik, lalu bersihkan dengan kapas itu. Wanita itu berkata: Bagaimana cara membersihkannya? Beliau bersabda: Maha suci Allah! Bersihkan saja dengan kapas itu. Dan beliau bersembunyi. (Sufyan bin Uyainah memberi isyarat tangan kepada kami pada wajahnya). Perawi hadis melanjutkan: Aisyah berkata: Aku tarik wanita itu mendekati aku. Aku tahu apa yang diinginkan Nabi saw, lalu aku berkata kepadanya: Bersihkan bekas darah haidmu dengan kapas itu

Hadis riwayat Aisyah ra., ia berkata:
Adalah Nabi saw. apabila beriktikaf, beliau mendekatkan kepalanya padaku, lalu aku menyisir rambut beliau. Beliau tidak masuk rumah, kecuali jika ada hajat kemanusiaan

sebagai tambahan info..
berikut ada program yang bisa dipake untuk membantu memprediksi masa kesuburan.. ;-)

tampilan Program Prediksi Masa Kesuburan Wanita

tampilan Program Prediksi Masa Kesuburan Wanita


program nya bisa di donlod gratis disini..

Links:
Baca entri selengkapnya »

[HOTD] pOhOn ghaRqad, yahudi, dan kiamat


Orang-orang Yahudi berkata: “Tangan Allah terbelenggu”, sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dila’nat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu. (Tidak demikian), tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka; Dia menafkahkan sebagaimana Dia kehendaki. Dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sungguh-sungguh akan menambah kedurhakaan dan kekafiran bagi kebanyakan di antara mereka. Dan Kami telah timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka sampai hari kiamat. Setiap mereka menyalakan api peperangan Allah memadamkannya dan mereka berbuat kerusakan dimuka bumi dan Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan.
[QS. Al Maa'idah, 5 : 64]

Hadist riwayat Abu Hurairah ra.:
Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Kiamat tidak akan terjadi sebelum kaum muslimin memerangi orang-orang Yahudi, lalu kaum muslimin dapat mengalahkan (membunuh) mereka, sampai-sampai seorang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon lalu batu dan pohon itu berseru: Hai orang muslim, hai hamba Allah, ini seorang Yahudi di belakangku, kemari dan bunuhlah dia! Kecuali Pohon gharqad (sejenis pohon cemara atau pohon berduri), karena pohon itu adalah pohon orang Yahudi.

Gaza Carnage Counter

Berikut aku buat animasi yang bertajuk “GAZA Under Siege”…

Gaza Under the Siege

Gaza Under the Siege


program ini berisi animasi yang aku dapatkan dari internet dan berisi data yang menunjukkan sifat-sifat orang israel. Untuk mendownload file, silahkan klik link berikut:
Baca entri selengkapnya »

[DOA] bacaan dan Rukun khatib jumat

Tata cara pelaksanaan shalat Jum’at, yaitu :
1. Khatib naik ke atas mimbar setelah tergelincirnya matahari (waktu dzuhur), kemudian memberi salam dan duduk.
2. Muadzin mengumandangkan adzan sebagaimana halnya adzan dzuhur.
3. Khutbah pertama: Khatib berdiri untuk melaksanakan khutbah yang dimulai dengan hamdalah dan pujian kepada Allah SWT serta membaca shalawat kepada Rasulullah SAW. Kemudian memberikan nasehat kepada para jama’ah, mengingatkan mereka dengan suara yang lantang, menyampaikan perintah dan larangan Allah SWT dan RasulNya, mendorong mereka untuk berbuat kebajikan serta menakut-nakuti mereka dari berbuat keburukan, dan mengingatkan mereka dengan janji-janji kebaikan serta ancaman-ancaman Allah Subhannahu wa Ta’ala. Kemudian duduk sebentar
4. Khutbah kedua: Khatib memulai khutbahnya yang kedua dengan hamdalah dan pujian kepadaNya. Kemudian melanjutkan khutbahnya dengan pelaksanaan yang sama dengan khutbah pertama sampai selesai
5. Khatib kemudian turun dari mimbar. Selanjutnya muadzin melaksanakan iqamat untuk melaksanakan shalat. Kemudian memimpin shalat berjama’ah dua rakaat dengan mengeraskan bacaan.

Adapun rukun khutbah Jumat paling tidak ada lima perkara.
1. Rukun Pertama: Hamdalah
Baca entri selengkapnya »

[DOA] adab teRhadap teman

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.
[QS. Al Hujuraat, 49 : 13]

Doa dan Adab terhadap Teman

Manusia tidak bisa hidup sendiri, dia harus berteman dan bergaul dengan pergaulan yang baik. Dilarang kita bergaul dengan orang yang akan menjerumuskan kita ke lembah kenistaan. Dalam soal ini kita harus tegas memberi peringatan dan teguran. Firman Allah :


يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ

Yaa ayyuhal ladziina aamanuu attaqullaaha wa kuunuu ma’ash shaadiqiin..

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama/berteman dengan (orang-orang yang benar)” (Q.S. At-Taubah, 9 : 119)

Pergaulan harus dibatasi. Terhadap lawan jenis kita dilarang bergaul bebas. Selain dengan mahram (muhrim) kita dilarang berjalan atau duduk-duduk berduaan.

Dalam setiap berdoa kita dianjurkan selain mendoakan untuk diri sendiri juga mendoakan orang lain. Doa yang paling baik terhadap orang lain yaitu doa yang tidak diketahui oleh orang didoakan oleh kita. Doa semacam ini yang lebih dimakbulkan oleh Allah. Dalam hampir banyak doa menggunakan kata-kata:
kami = نـا yang dimaksudkan untuk mendoakan terhadap sesama Muslim
Misalnya, doa mohon petunjuk jalan yang lurus


اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ

Ihdinash shiraathal mustaqiim..

“Tunjukilah kami jalan yang lurus,” (Q.S. Al-Fatihah, 1 : 5)

Berikut doa terhadap saudara/teman:


بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ ءَامَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

Rabbanaaghfirlanaa wali ikhwaaninaalladziina sabaquunaa bil iimaani walaa taj’al fii quluubinaa ghillallilladziina ’aamanuu rabbanaa innaka ra’uufur rahiim..

“Ya Tuhan kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang”. (Q.S. Al-Hasyr, 59 : 10)
Adab pergaulan terhadap teman

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 448 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: