![]()
“Dan sungguh akan Kami beRikan cObaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelapaRan, kekuRangan haRta, jiwa dan buah-buahan. Dan beRikanlah beRita gembiRa kepada ORang-ORang yang sabaR,(yaitu) ORang-ORang yang apabila ditimpa musibah, meReka mengucapkan, “Innaa lillaahi wa innaa ilaihi Raaji`uun”
[Al-BaqaRah, 2 :155-156]
Bencana sebagai penghapus dOsa
Hadist Riwayat Abu HuRaiRah ra., ia beRkata:
Ketika tuRun ayat (QS. An-Nisa, 4 ayat 123): "BaRang siapa yang mengeRjakan kejahatan, niscaya akan dibeRi pembalasan dengan kejahatan itu", kaum muslimin meRasa sangat sedih sekali, lalu Rasulullah saw. beRsabda: "Janganlah kamu sekalian teRlalu beRsedih dan tetaplah beRbuat kebaikan kaRena dalam setiap musibah yang menimpa seORang muslim teRdapat penghapusan dOsa bahkan dalam bencana kecil yang menimpanya atau kaRena sebuah duRi yang menusuknya"
Hadist Riwayat Muslim:
“Abu Sa’id ra memberitahukan, Rasulullah SAW bersabda,”Tidak ada suatu cobaan yg menimpa orang mukmin seperti sakit biasa, sakit berat, kesedihan, dan kecemasan, melainkan Allah SWT hapuskan dosa-dosanya karenanya”
Ucapkan Innalillahi…
Hadist Riwayat Muslim:
“Ummi Salamah Ra menutuRkan Muhammad Rasulullah SAW beRsabda,”Tiada seORang hamba yg ditimpa musibah, lalu mengucapkan “Innaa lillaahi wa innaa ilaihi Raaji`uun, ya Allah beRilah ganjaRan pahala dalam musibahku, dan gantikanlah bagiku yg lebih baik daRi musibah ini”, melainkan Allah SWT membeRikan ganjaRan pahala dalam musibahnya, dan Dia membeRi ganti baginya dengan yg lebih baik”
SuRga bagi hambaNya yang beRsabaR
Hadits ditakhRij Oleh TiRmidzi:
DaRi Abu Musa Al Asy’aRi Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam beRsabda : "Apabila anak manusia meninggal maka Allah beRfiRman kepada MalaikatNya : "Kamu matikan anak hambaKu ?". MeReka menjawab, "Ya". Dia beRfiRman : "Kamu matikan buah hatinya ?" MeReka menjawab : "Ya". Dia beRfiRman : "Apakah yang diucapkan Oleh hambaKu?" MeReka menjawab : "Memuji dan mengembalikannya kepadaMu (membaca istiRja’)". Allah beRfiRman : "Bangunlah Rumah untuk hambaKu di sORga, dan beRilah nama Baitul Hamdi (Rumah pujian)".
Links:
[Maksiat Menyebabkan Berbagai Bencana]
http://hadis-islam.blogspot.com/2010/07/maksiat-menyebabkan-berbagai-bencana.html
- “Tidaklah sekali-kali bangsa mengalami kehancuRan, kalbu manusia menjadi Rusak, Rumah tangga beRantakan; beRbagai pendapat saling beRsebeRangan; dan pemikiRan menjadi kacau balau, kecuali kaRena beRbagai macam dOsa dan keduRhakaan telah membudaya di kalangan umat manusia,” demikian antaRa lain tulis DR.’Aidh bin ‘Abdullah Al QaRni dalam buku ‘ Hidupkan Hatimu.’ Maksiat akan menghalangi seseORang mendapatkan kebahagiaan sejati.
- Jangan peRnah bangga beRhasil mendustai ORang lain. BeRsedihlah kaRena sebelumnya, kita mendustai diRi kita sendiRi. Jangan peRnah meRasa selamat daRi dOsa yang kita sembunyikan selama ini kaRena semua akan tampak di haRi ‘peRsaksian,‘ demikian antaRa lain kilah M.ARifin Ilham dalam aRtikelnya ‘Hati NuRani‘.
- Dalam buku ‘Puasa LahiR Puasa Batin‘ Oleh Malaki TabRizi antaRa lain disebutkan banyak yang hadis yang mengemukakan bahwa apabila sekelOmpOk ORang yang sedang duduk-duduk di suatu tempat, kemudian meReka beRanjak menunaikan suatu peRbuatan baik, maka setiap butiR tanah yang dipijaknya akan beRdOa dan meminta ampunan Allah SWT (beRistighfaR ) bagi meReka. Namun sebaliknya, apabila meReka teRjeRat kesibukan melakukan dOsa, maka setiap keping tanah akan mengutuk meReka.
[Bencana: Azab atau Ujian?]
http://www.dakwatuna.com/wap/index-wap2.php?p=90
- Cobaan dan ujian:
- adalah saRana untuk mengungkap keimanan seseORang (Al-Ankabut: 1-3)
- meRupakan hakikat daRi kehidupan manusia di dunia (Al-Mulk: 1-2)
- alat intROspeksi diRi dan pelajaRan agar manusia dapat lebih baik dalam beRibadah kepada Allah swt (Al-Qashas: 40)
- sebagai sarana peningkatan ketakwaan seseorang kepada Allah swt.
- merupakan salah satu bentuk cinta Allah terhadap hamba-hamba-Nya.
- Ketika Allah membinasakan suatu kaum, di satu sisi hal teRsebut adalah azab yang Allah timpakan kepada meReka lantaRan kekufuRan meReka kepada Allah swt. Namun, di sisi lain itu meRupakan ujian bagi kaum yang beRiman; supaya meReka lebih dapat meningkatkan keimanannya kepada Allah swt.
- AlquRan juga mengabaRkan bahwa bencana atau musibah yang tidak teRkait dengan kaum teRtentu, penyebabnya juga sama: kaRena kemaksiatan, kufuR, ingkaR, dan mendustakan ayat-ayat Allah. Penyebab yang paling Ringan adalah kaRena peRbuatan tangan manusia sendiRi yang meRusak alamnya (AR-Rum: 41-42).
[Faedah Bencana]
http://www.islam-qa.com/id/ref/21631
- Faedah/hikmah Bencana:
- sebagai ujian kesabaRan ORang-ORang beRiman.
- Sebagai bukti akan lemahnya manusia dan peRasaan membutuhkan kepada Tuhan-Nya. Dan tidak ada kemenangan kecuali dengan meRasa membutuhkan diRi kepada Tuhan-Nya.
- sebagai penghapus dOsa dan mengangkat deRajat.
- agaR tidak teRlalu cOndOng teRhadap dunia.
- peRingatan bagi yang lalai dalam bebeRapa uRusan sehingga dia masih ada kesempatan untuk melakukan peRbaikan.
- supaya meReka(manusia) memOhOn (kepada Allah) dengan tunduk meRendahkan diRi.
- BeRibadah ketika ditimpa musibah dan cObaan ada peRasaan teRsendiRi dan pahala secaRa khusus.
- Kenikmatan yang dipeROleh setelah mendapatkan musibah teRasa beRbeda dan mempunyai nilai tinggi dihadapan manusia.
- mengingatkan manusia daRi kelalaian, sehingga seORang hamba bisa teRingat akan kekuRangan yang selama ini dia lakukan kepada hak Allah, sehingga tidak meRasa diRinya sempuRna yang menyebabkan keRasnya hati dan lupa diRi.
- Dengan adanya musibah dan bencana agaR mengetahui hakekat manusia. Membedakan antaRa yang baik dengan yang jelek, ORang jujuR dengan pendusta, ORang mukmin dengan ORang munafik.
- AgaR umat Islam bisa membeRikan bantuan kepada saudaRanya yang ditimpa musibah dan bencana sehingga meReka mendapatkan pahala.
- saling tOlOng menOlOng dalam dakwah dan agama adalah Jihad di jalan Allah.
[BebeRapa Penyebab Bencana Di muka Bumi]
http://martapura.hexat.com/menu/tahukah/BeberapaPenyebabBencanaDimuk
- "DaRi BuRaidah R.a. beRkata bahwa Rasulullah saw. beRsabda, “Tiadalah suatu kaum yang menahan zakat haRtanya, kecuali Allah akan mendatangkan bencana kelapaRan kepada meReka.” (HR. ThabRani; at TaRghib, Kanzul ‘Ummal)
- Abdullah bin UmaR R.a. beRkata bahwa suatu ketika Rasulullah saw. beRsabda, ”Wahai ORang-ORang MuhajiRin, ada lima peRkaRa yang jika kalian melakukannya, maka kalian akan menghadapi musibah yang besaR. Saya meminta peRlindungan kepada Allah daRi keadaan kalian yang demikian.
- apabila fahsya dan zina dilakukan Oleh suatu kaum secaRa teRang-teRangan, maka akan muncul di kalangan meReka penyakit-penyakit yang tidak peRnah didengaR sebelumnya.”
- apabila manusia beRbuat cuRang dalam timbangan, maka kemiskinan, kesusahan dan kezhaliman daRi Raja (atau pemeRintah) akan menimpa meReka.”
- apabila suatu kaum beRhenti daRi membayaR zakat, maka hujan tidak akan dituRunkan kepada meReka. Jika tidak ada binatang-binatang, maka tidak akan dituRunkan hujan walaupun setetes. KaRena binatang-binatang itu makhluk Allah yang tidak beRsdOsa, maka sedikit hujan akan dituRunkan kepada meReka.”
- apabila manusia telah beRkhianat atas janji-janji meReka, maka meReka akan dikuasai Oleh kaum lain, dan haRta meReka akan diRampOknya.”
- apabila pemeRintah-pemeRintah di antaRa meReka membuat peRatuRan yang beRtentangan dengan peRintah-peRintah Allah, maka akan teRjadi peRang saudaRa di antaRa meReka.”
[Kenapa Bencana Melanda NegaRa MayORitas Islam?]
http://www.sufinews.com/index.php?option=com_content&view=article&id=278%3Akenapa-bencana-melanda-negara-mayoritas-islam&catid=82%3Asketsa-sufi&Itemid=299&lang=en
- Jawaban dan sOlusi dunia Sufi dalam menyikapi dan menghadapi cObaan dan bencana:
- Allah menguji manusia dengan hal-hal yang buRuk dan hal-hal yang baik. Untuk mengukuR sejauhmana kesalehan tindakannya di dunia sebagai hamba, dan sekaligus apakah seORang hamba lulus menghadapi ujian-ujian itu.
- Allah menyeleksi paRa hambaNya daRi semua level dan kalangan.
- Allah ingin mempeRcantik alam ini, dan tentu saja memasukkannya dalam salOn Ruhaniyah melalui bencana itu, agaR semesta kelak lebih indah dan menyejukkan iman kita.
- AgaR kita semua bOsan dan jenuh dengan kepalsuan dunia, dan lebih memilih Allah dan RasulNya. KaRena KecembuRuan Allah pada kita, atas Cinta dan KasihNya yang Agung kita abaikan, dengan peRselingkuhan kita pada makhluk, akhiRnya Allah membentak kita dengan sesuatu yang keRas, agaR kita kembali ke pelukan RahmatNya.
- Banyaknya gelOmbang yang melebihi dahsyatnya Tsunami. Suatu badai kekeRingan dan kegeRsangan spiRitual, yang menumbuhkan kehausan dan kegeRsangan jiwa daRi ummat Islam itu sendiRi.
- Jika banyak ORang miskin yang tak beRdOsa teRkena bencana, sementaRa kORuptOR semakin beRjaya, ketidakadilan semakin meRajalela, dan pRemanisme semakin beRgaya, semata kaRena Allah menyayangi hamba-hambaNya yang miskin, agaR tidak teRkutuk beRsama-sama paRa penjahat itu.
- DeRajat ummat ditentukan sejauhmana keikhlasannya dalam beRibadah, kesabaRannya dalam menghadapi cObaan, keRidlOaannya dalam meRespOn ketentuan daRi Allah Ta’ala.
- PaRa hamba Allah di muka bumi telah banyak kehilangan Rasa kehambaannya.
- Dalam dunia Sufi, menghadapi cObaan dengan kesabaRan, dipeRuntukkan kalangan awam. Tetapi beRsyukuR atas bencana dan cObaan, adalah sikap bagi kalangan khusus. BeRsyukuR teRhadap nikmat adalah sikap kaum awam, beRsabaR menghadapi nikmat adalah sikap kalangan khusus.
- MaRi kita belajaR pada tRagedi Nuh as, ketika putRanya Kan’an mengandalkan ilmu pengetahuan dan RasiOnya, sampai ia tenggelam dalam kekufuRannya.
- Bila Cahaya meneRangi seluRuh dunia dan seluRuh ummat manusia mengalami penceRahan semua tanpa sisa, dunia pun akan kiamat. Begitu juga sebaliknya, jika kegelapan memenuhi jiwa manusia seluRuhnya secaRa tOtal, dunia juga kiamat.
- Ibadah, kepatuhan, ketaqwaan, kesalehan, dan kemuhsinan ummat Islam, sangat mempengaRuhi peRjalanan kOsmik semesta, kaRena manusia adalah sentRal daRi makhluk Allah, dan sentRal manusia adalah qalbunya.
- PeRhitungan matematika, lOgika dan fisika, hanyalah peRhitungan gejala dan tanda. Ada yang lebih neukleus (inti) bahwa peRhitungan Ruhani menempati pOsisi sentRal dalam geRak geRik semesta ini.
- Jika anda sedang dalam gaiRah mencintai Allah dan RasulNya, matahati akan memandang betapa agungnya Asma dan SifatNya. Jika anda sedang alpa dan lalai, menuRuti kepentingan nafsu diRi, itulah bentakan-bentakan Ilahi kepada anda. Jika Anda dalam kOndisi sangat miskin secaRa duniawi, padahal anda dekat denganNya, itulah caRa Allah menyelamatkan diRi anda. Jika anda sedang beRkecukupan, tetapi haRta anda menumpuk bagai sampah di peti kekayaan anda, itulah caRa Allah mengingatkan agaR anda mengeluaRkan kOtORan-kOtORan haRta anda. Jika anda sedang beRcahaya beRsamaNya; itulah caRa Allah menampakkan KemahasucianNya, dan caRaNya mempeRdengaRkan tasbihnya alam kepada anda.
- Lihatlah dengan matahati pula, dibalik yang tampak di semesta kehidupan ini, maka disanalah matahati menyaksikan Allah, dibalik, dibawah, di atas, sebelum, sesudah alam semesta ini.
untuk mendOwnlOad aRtikel lengkap [HOTD] menyikapi bencana yang teRjadi ini, silahkan klik di bawah ini:






























Oktober 28, 2010 pada 2:27 pm
(Maaf) izin mengamankan PERTAMAX dulu. Boleh, kan?!
Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun.
Saat alam menyapa lewat sejuknya air namun terasa membara. Saat alam menyapa lewat hangatnya api namun terasa mengilukan. Let’s Pray for Indonesia
Oktober 28, 2010 pada 3:20 pm
Betul.. Mari kita berdoa atas cobaan yang menimpa bangsa kita .. Let’s Pray for Indonesia
Itu, huruf R-nya selalu pakai konsonan ya..
November 1, 2010 pada 12:08 pm
Semoga Indonesia memang sedang dibersihkan dari segala noda.
Kebetulan saya juga baru menulis artikel yang sejenis. Semoga bisa saling melengkapi.
November 1, 2010 pada 4:18 pm
insyaAllah
November 1, 2010 pada 6:05 pm
semoga mereka yang tertimpa bencana mendapatkan doa dari para malaikat, agar mereka ridho atas segala ketentuan Alloh.
November 2, 2010 pada 9:03 am
tulisan yang menggugah..
thx..
November 2, 2010 pada 6:32 pm
sMoga makin aman dunia kita.
Aminnn …
November 4, 2010 pada 11:13 am
sangat inspiratif.. thanks for sharing
November 4, 2010 pada 12:35 pm
terima kasih untuk postingannya, smg dgn sgla benca ayg menerpa negeri dan bangsa, ini, Qta justru mnjd smkn kuat.. Insya Allah…
:: oRiD™ bilang ::
insyaAllah..
November 5, 2010 pada 8:19 pm
Jzklh atas pencerahannya. Usul : Tolong dibuatkan widget (animasi) Pray for Indonesia ya. Biar bisa dipasang di blog kita2…
:: oRiD™ bilang ::
waduh.. belum dapat ide utk animasi nya..
November 8, 2010 pada 9:52 am
assalamualaikum bang orido.
terima kasih atas artikel yg mencerahkan ini. ini sangat membantu saya dan kawan2 yg membutuhkan motivasi untuk tetap bersemangat. terlebih lagi saya memang sedang mencari sumber2 untuk menegaskan esay saya bahwa musibah yg menimpa itu bukan semata2 fenomena yg selalu harus di sesalkan di dan sedihkan berlarut2. jika di ijinkan saya akan menambahkan taut ke blog bang orido dan menukil beberapa konten dari bang orido. terima kasih, saya mennunggu konfirmasi.
wassalam
oRiD™ bilang:
silahkan saja,
semoga dapat memberikan banyak manfaat..
November 8, 2010 pada 10:58 am
terima kasih bang
November 9, 2010 pada 12:22 pm
semoga smuanya cepat berlalu ya Allah
:: oRiD™ bilang ::
amin..
November 15, 2010 pada 1:26 pm
innalillahi wa inna ilaihi rojiun
November 15, 2010 pada 4:28 pm
alhamdulillah lmakasih banyak ya atas info jamnya hehe… kalau bisa comment blog saya terus ya
untuk tugas sekolah jadi nilai dilihat dari banyaknya comment yang masuk.. terimakasih ya sebelumnya dan salam kenal
:: oRiD™ bilang ::
semoga bermanfaat..
November 16, 2010 pada 11:06 am
tetap temangat meskipun berat..=selamat siang=
:: oRiD™ bilang ::
yups..
November 16, 2010 pada 12:11 pm
semoga cepat berlalu.. amin
wah pengan tuker link sama blog ini.
keren2 artikelnyya
:: oRiD™ bilang ::
boleh..
November 16, 2010 pada 12:25 pm
terimakasih atas pencerahannya…
Pray For Indonesia
:: oRiD™ bilang ::
sama2..
November 18, 2010 pada 8:50 am
cek cek
November 18, 2010 pada 10:39 pm
salam, gimana kabar kang , sehat ? mudah2an tetap fit supaya saya masih bisa baca artikel2nya yang membawa kita ke surga.amin
:: oRiD™ bilang ::
wa’alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh..
alhamdulillah sehat,,
hanya sedikit lebih sibuk, jadi agak lama utk update blog nih..
bantu doa yah biar bisa terus update..
November 19, 2010 pada 12:40 am
matur nuwun sanget kang kode2 animasinya…
November 19, 2010 pada 11:30 am
semoga dapat menjadi penghapus dosa
dan dibangunkan rumah di surga
:: oRiD™ bilang ::
amin…
November 21, 2010 pada 7:51 am
semoga hati kita semua dicerahkan dengan membaca postingan ini, mari pervaiki diri, agar Allah sayang kita semua.
:: oRiD™ bilang ::
amin..
Februari 22, 2011 pada 11:22 am
[...] [HOTD] menyikapi bencana yang teRjadi [...]
Maret 8, 2012 pada 6:14 pm
hi i am sangat gembira untuk mengetahui bahawa.
Kerja bagus, blog yang menarik, kami posting ……….
Maret 28, 2012 pada 11:09 am
I do appreciate your post.Thank you for sharing, very useful, will continue to focus on your article!