![]()
Perangi ORang yang melewati antaRa diRinya dengan sutROh..
"Jika salah seORang daRi kalian mengeRjakan shalat, maka hendaklah dia menghadap sutROh (penghalang) dan hendaklah dia mendekati sutROh teRsebut. Janganlah membiaRkan seORang pun lewat di antaRa diRinya dan sutROh itu. Jika masih ada seseORang yang lewat, maka hendaklah dia memeRanginya. KaRena sesungguhnya dia itu adalah setan." [HR. Ibnu Abi Syaibah dalam Al-MushOnnaf (2875), Abu Daud dalam sunan-nya (697) dan Ibnu Majah dalam sunan-nya (954). Hadits ini di-hasan-kan Oleh Syaikh Al-Albaniy dalam ShOhih Al-Jami’ (641 & 651)
Hadist Riwayat Abu Said Al-KhudRi Ra.:
Bahwa Rasulullah saw. beRsabda: Bila salah seORang di antaRa kalian sedang shalat, janganlah ia membiaRkan seORang pun lewat di depannya, dan hendaklah ia mencegahnya semampunya. Bila ia tidak peduli, peRangilah kaRena sesungguhnya ia adalah setan.
BesaRnya dOsa ORang yang melewati depan ORang shalat
Hadist Riwayat BukhaRi Ra.:
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam beRsabda: “Andaikata ORang yang beRjalan di depan ORang yang sedang shalat mengetahui apa dOsanya, tentu ia beRhenti empat puluh dan itu lebih baik baginya daRipada lewat di depan ORang teRsebut.” Abu NadhaR beRkata : saya tidak tahu apakah Rasulullah beRsabda empat puluh haRi, atau bulan atau tahun.
TeRkait dengan bilangan empat puluh, memang tidak ada kepastian apakah itu haRi, minggu, bulan, atau tahun.. Akan tetapi bukan dimaksudkan bilangan tsb sebagai batasan, tetapi maksudnya adalah puncak dalam laRangan.
Oleh kaRena itu didalam Shahih Ibnu Hibban san Sunan Ibnu Majah, disebutkan hadits daRi Abu HURaiRah RadhiyallOhu ‘anhu, bahwa ROsulullah shOlallOhu ‘alaihi wasallam beRsabda :
“BeRdiRi seRatus tahun itu jauh lebih baik daRipada melangkahkan kaki didepan ORang yang shOlat.”
Batalnya Sholat Seseorang Bila Dilewati Tiga Makhluk
Hadist Riwayat Ahmad, An Nasa’i:
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam beRsabda, “Membatalkan shOlat (lewatnya) anjing hitam, dan wanita baligh.”
Dan dalam Riwayat Muslim disebutkan juga keledai. Ibnu Mas’ud berkata bahwa ORang yang lewat di depan ORang shOlat (selain tiga jenis tadi) bisa mengurangi pahala ORang yang dilewatinya (Riwayat Ath Thabrani, Ibnu Abi Syaibah).










Muhammad itu adalah utusan Allah dan ORang-ORang yang beRsama dengan dia adalah keRas teRhadap ORang-ORang kafiR, tetapi beRkasih sayang sesama meReka. Kamu lihat meReka Ruku’ dan sujud mencaRi kaRunia Allah dan keRidhaan-Nya, tanda-tanda meReka tampak pada muka meReka daRi bekas sujud [Maksudnya: pada aiR muka meReka kelihatan keimanan dan kesucian hati meReka]. Demikianlah sifat-sifat meReka dalam TauRat dan sifat-sifat meReka dalam Injil, yaitu sepeRti tanaman yang mengeluaRkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besaRlah dia dan tegak luRus di atas pOkOknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya kaRena Allah hendak menjengkelkan hati ORang-ORang kafiR (dengan kekuatan ORang-ORang mukmin). Allah menjanjikan kepada ORang-ORang yang beRiman dan mengeRjakan amal yang saleh di antaRa meReka ampunan dan pahala yang besaR. [QS. Al Fath (48), ayat 29]






