Assalamu’alaikum wr.wb.
telah sampai kita pada sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadhan ini..
tak terasa bulan penuh ampunan ini akan meninggalkan kita..
semoga kita memperoleh barokah dan ketaqwaan selama bulan Ramadhan ini..
semoga kita terlahir fitrah seiring dengan datangnya 1 syawal..
*jangan lupa zakat fitrah nya
*
semoga kita dapat selalu istiqamah dalam amal ibadah selama 11 bulan ke depan..
amin.. amin..
Allahuakbar…Allahuakbar..Walillahilhamd..
taqobba lallahu minna wa minkum,
shiamana wa shiamakum..
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI
minal aidin wal faidzin..
| installeR scReensaveR idulfitRi |
| Download kumpulan artikel |
| 3wallpapeR scReensaveR idulfitRi |
| Download kumpulan artikel |
wassalamu’alaikum wr.wb.
-oRiDo+Keluarga-





























Oktober 11, 2007 pada 10:35 am
Taqabbalallahu minna waminkum….
::oRiDo::
maaf lahir batin..
Oktober 11, 2007 pada 12:32 pm
Di ujung ramadhan ini ijinkan kami sekeluarga mengucapkan selamat hari raya idul Fitri 1428 H. Mohon maaf atas segala salah dan khilaf.
Salam buat keluarga
::oRiDo::
sama2 mba Anisa..
salam juga utk keluarga
Oktober 11, 2007 pada 1:10 pm
amin… amin
Oktober 12, 2007 pada 8:36 pm
Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum
Mohon maaf lahir dan bathin
::oRiDo::
maaf lahir batin juga..
Oktober 13, 2007 pada 4:41 pm
Seiring Fajar Syawal merekah, kami sekeluarga mengucapkan Selamat Hari Raya Iedul Fitri, Mohon maaf lahir dan bathin….
::oRiDo::
sama2..
Oktober 15, 2007 pada 8:22 am
Taqobbalallohu minnaa wa minkum, kullu aam wa antum bi khoir, semoga Alloh SWT menerima mal ibadah kita, dan dipertemukan kembali dengan Ramadhan tahun depan amin
::oRiDo::
amin..
Oktober 20, 2007 pada 8:08 pm
Taqobbalallahu Minna Waminkum Shiamana Washiamakum. Wa antum Bilkhoir. Mohon Maaf Lahir Bathin atas segala khilaf dan alfa . Semoga semangat RAmadhan akan senantiasa kita rasakan di bulan-bulan selanjutnya.
::oRiDo::
sama2..
amin..
Oktober 25, 2007 pada 1:11 pm
klo Q da yg salah maafin juga yach
::oRiDo::
sama2..
Oktober 28, 2007 pada 8:25 pm
Salam kenal. Mohon maaf lahir batin jua!
::oRiDo::
salam kenal juga…
sama..
Oktober 29, 2007 pada 2:17 pm
minal aidzi wal faidzin mohon maaf lahir dan batin. Themenya berubah ya … lebih soft
::oRiDo::
maaf lahir batin juga..
makasih udh mampir *lagi*..
November 1, 2007 pada 3:58 pm
Taqaballah minna waminkum kang
mohon maaf lahir & batin. & selamat idul fitri buat keluarganya…duh maaf telat ya hehe
::oRiDo::
sama2 teh Liez..
kumaha bandung rame?
September 20, 2008 pada 3:12 pm
sElAmAt HaRi RAyA iDuL fItRi
:: oRiDo™ ::
semoga kita dapat raih kemenangan di bulan suci ini..
September 28, 2008 pada 9:37 pm
Mohon maaf lahir dan batin
mari sucikan hati dihari yg fitri dg untaian kata MAAF…
Kembali ke fitrah, saatnya kembali ke syariah
:: oRiDo™ ::
sama2…
semoga 11bulan ke depan bisa kita ramaikan dengan amal2 yang sama saat di bulan ramadhan..
September 30, 2008 pada 5:48 pm
Detik tak lagi terentang lama dari Gema Takbir dihari yang suci..
Teringat salah dan khilaf yang masih berserakan dan tak bisa sie pungut satu per satu..
Sassie mohon maaf atas semua khilaf dan salah..
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 Syawal 1429 H
Minal Aidin Wal Faidzin ..
Salam!
:: oRiDo™ ::
sama2..
Oktober 8, 2008 pada 7:37 am
[...] [DKMB] scReen saveR idul fitRi .. met lebaRan.. :: Installer, 1.71MB | Wallpapers(2), 825kB [...]
September 21, 2009 pada 4:32 pm
Assalamualaikum,
Berikut adalah sedikit pengetahuan tentang arti dari kalimat “Minal ‘Aidin Wal Faizin”
Banyak yang menyangka Minal ‘Aidin Wal Faizin artinya adalah Mohon Maaf Lahir dan Batin….
Dalam beberapa hari ini, kalimat yang sering Anda dengar: minal aidin
wal faizin dan kalimat ini kita dengar ketika bertemu handai taulan
pada saat Lebaran atau beberapa hari setelahnya. Sambil tersenyum
mereka akan mengulurkan tangan dan mengucapkan: Minal aidin wal faizin,
mohon maaf lahir batin. Penggalan yang sama akan Anda lihat di iklan
dan juga memenuhi kotak pesan pendek telepon seluler.
Saat Lebaran, orang Arab biasa bertahniah/mengucapkan selamat dengan: Kullu aam wa antum bikhair,
yang berarti semoga sepanjang tahun Anda dalam keadaan baik-baik.
Kalimat yang sama mereka ucapkan untuk menyambut tahun baru, Islam
maupun Masehi. Mereka yang lebih beragama akan mengucap:Taqabbalallahu minna wa minkum (Semoga Tuhan menerima amal kami dan Anda).
Selain tidak dikenal dalam budaya Arab, “minal aidin…”
juga hanya dapat dimengerti oleh orang Indonesia. Justru kita akan
kesulitan saat mencoba memahami artinya dalam bahasa Arab. Minal aidin
wal faizin terjemahannya adalah: dari orang-orang yang kembali dan
orang-orang yang menang. Ini tentu bukan kalimat sempurna. Entah
dipenggal dari kalimat apa. Kalau mau menebak-nebak, mungkin yang
dimaksud adalah: Semoga Anda termasuk orang-orang yang kembali (ke
jalanTuhan) dan termasuk orang yang menang (melawan hawa nafsu).
Akan tetapi ada hal yang janggal menurut saya tapi mungkin menjadi
sesuatu yang lumlah bagi masyarakat jamak. Yakni pemaknaan dan
Penulisan “Minal ‘Aidin wal Faizin” yang tidak dimengerti maksud ataupun tujuan pengucapan kata-kata itu.
Kesalahan Penulisan
Pertama, kesalahan penulisan pada kata “Minal ‘Aidin wal Faizin”
yang kadang ditulis seperti beberapa contoh dibawah ini, bahkan partai
Islam seperti PKS juga seringkali salah menulis tulisan tersebut:
1. Minal ‘Aidin wal Faizin = Penulisan yang benar
2. Minal Aidin wal Faizin = Juga benar berdasar ejaan indonesia
3. Minal Aidzin wal Faidzin = Salah, karena penulisan “dz” berarti huruf “dzal” dalam abjad arab
4. Minal Aizin wal Faizin = Salah, karena pada kata “Aizin” seharusnya memakai huruf “dal” atau dilambangkan huruf “d” bukan “z”
5. Minal Aidin wal Faidin
= Juga salah, karena penulisan kata “Faidin”, seharusnya memakai huruf
“za” atau dilambangkan dengan huruf “z” bukan “dz” atau “d”
Mengapa hal ini perlu diperhatikan? Karena kesalahan penulisan abjad
juga berarti makna yang salah. Seperti dalam bahasa inggris, antara
Look dan Lock beda makna padahal cuman salah satu huruf bukan?
Kesalahan Pemahaman Makna
Kedua, kata-kata “Minal Aidin wal Faizin”
acapkali didengar atau ditulis di media massa, di film, sinetron, acara
halal-bihalal, atau ketika kita bertemu teman atau sudara. Akan tetapi
banyak yang menyangka bahwa arti kata “Minal Aidin wal Faizin” adalah “Mohon Maaf Lahir Dan Batin” seperti yang sering kita dengar. Padahal sama sekali bukan.
Kata-kata “Minal Aidin wal Faizin” adalah penggalan sebuah doa dari doa yang lebih panjang yang diucapkan ketika kita selesai menunaikan ibadah puasa yakni : “Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Wa Ja’alanallahu Minal ‘Aidin Wal Faizin”
yang artinya “Semoga Allah menerima (amalan-amalan) yang telah aku dan
kalian lakukan dan semoga Allah menjadikan kita termasuk (orang-orang)
yang kembali (kepada fitrah) dan (mendapat) kemenangan”. Sehingga arti
sesungguhnya dari “Minal Aidin wal Faizin” adalah “Semoga kita termasuk
(orang-orang) yang kembali (kepada fitrah) dan (mendapat) kemenangan”.
Demikian sedikit penjelasan semoga berguna bagi kita semua. Mari kita membiasakan kebenaran bukannya membenarkan kebiasaan..
*dari berbagai sumber
Best regards,
Wahyu
Qatar
oRiDo™
wa’alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh..
jazakallah untuk informasinya..
insyaAllah saya akan perbaiki..
Februari 16, 2011 pada 12:42 pm
blog ini sangat bermanfaat… salamkenal dari saya
Juli 25, 2011 pada 9:48 am
mantap sekali.
semoga terus berkarya