[HOTD] shOlawat
Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.
(QS. Al Ahzab, 33 : 56)
Hadist riwayat Bukhori, Dari Abdurrahman bin Abi Laila ra., ia berkata:
“Ka`b bin `Ujrah pernah bertemu denganku, lalu ia berkata: “Tidakkah aku memberikan hadiah kepadamu?, sesungguhnya Nabi saw. datang kepada kami, lalu kami bertanya: “Wahai Rasulullah, kami tahu bagaimana cara kami mengucapkan salam kepadamu, lalu bagaimanakah cara kami mengucapkan sholawat kepadamu?”. beliau bersabda: “Maka ucapkanlah ” “Wahai Allah, berikanlah berkah dan rahmat kepada Muhammad saw. dan keluarga Muhammad saw. sebagaimana Engkau memberikan berkah dan rahmat kepada keluarga Ibrahim as., sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Pemurah. Wahai Allah, berikanlah berkah kepada Muhammad saw. dan keluarga Muhammad saw. sebagaimana Engkau memberikan berkah kepada keluarga Ibrahim as., sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Pemurah” “.
Links:
[mengapa membaca shalawat ?]
http://syariahonline.com/new_index.php/id/1/cn/6846
- Perintah untuk bershalawat kepada Rasulullah SAW memang perintah yang tegas dan jelas. Dan tidak ada kaitannya dengan selamat atau tidaknya yang kita doakan. Sebab Allah SWT telah menjadikan Rasulullah SAW sebagai orang pertama yang akan membuka pintu surga. Selain itu beliau adalah orang yang ma?shum atas izin Allah, yaitu orang yang tidak punya dosa seumur hidupnya. Maka bershalawat kepadanya adalah kewajiban umat Islam, bukan karena beliau tidak selamat, melainkan ucapan ibadah dan berdampak kepada pahala kepada yang membacanya.
[pakai sayyidina dalam shalawat, bagaimana hukumnya?]
http://www.eramuslim.com/ustadz/dll/6411152408-pakai-sayyidina-dalam-shalawat-bagaimana-hukumnya.htm?other
- Mazhab As-Syafi`iyyah dan Al-Hanabilah menyatakan bahwa shalawat kepada nabi dalam tasyahhud akhir hukumnya wajib. Sedangkan shalawat kepada keluarga beliau SAW hukumnya sunnah menurut As-Syafi`iyah dan hukumnya wajib menurut Al-Hanabilah. Sedangkan menurut Al-Hanafiyah dan Al-Malikiyah, membaca shalawat kepada nabi pada tasyahhud akhir hukumnya sunnah. Demikian juga dengan shalawat kepada keluarga beliau.
- Al-Hanafiyah dan As-Syafi`iyah menyunnahkan penggunaan kata [sayyidina] saat mengucapkan shalawat kepada nabi SAW (shalawat Ibrahimiyah). Meski tidak ada di dalam hadits yang menyebutkan hal itu.
- Hadits yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW berkata,`Janganlah kamu memanggilku dengan sebuatan sayyidina di dalam shalat`, adalah hadits maudhu` (palsu) dan dusta.
- Perbedaan ini bukan perbedaan dari segi aqidah yang merusak iman, melainkan hanya masalah kecil, atau hanya berupa cabang-cabang agama. Tidak perlu kita sampai meneriakkan pendapat yang berbeda dengan pendapat kita sebagai tukang bid’ah.
[membaca shalawat tunjiat setiap malam juma't]
http://syariahonline.com/new_index.php/id/1/cn/9568
- Selain di dalam shalat, shalawat kepada nabi dianjurkan untuk dibaca pada waktu-waktu tertentu. Misalnya pada hari Jumat atau malam Jumat, pada pagi dan sore hari, saat masuk masjid dan keluar, di depan makam / kuburan Rasulullah SAW, ketika menjawab azan, ketika beroda atau sesudah berdoa, ketika melakukan ibadah sa?i antara Shafa dan marwah, dalam pertemuan suatu kaum dan setelah selesainya pertemuan itu, ketika mendengar disebut nama Rasulullah SAW, ketika jeda antara bacaan talbiyah, ketika mengusap hajar aswad, ketika bangun dari tidur, ketika khatam Al-Quran Al-Kariem, dalam kondisi tertekan, ketika meminta ampunan, ketika menyampaikan ilmu kepada manusia, ketika menyampaikan pelajaran, ketika memberikan peringatan, ketika khutbah nikah, serta semua event yang termasuk zikirullah.
- Yang sering dipertentangkan adalah ketika melafazkan bacaan shalawat yang mengandung ungkapan bahwa shalawat itu adalah penyelamat dari semua bahaya dan halangan. ?Shalatan Tunjina Min Jami`il Ahwali Wal Aafaaat?. Padahal yang menjadi penyelamat dari semua bahaya dan halangan hanyalah Allah Subhanahu Wata`ala saja. Bukan shalawat itu sendiri.
[tasawuf dan shalawat Nabi]
http://www.darussalaf.org/index.php?name=News&file=article&sid=224
- Shalawat yang bertentangan dengan alQur’an: [1] Shalawat Nariyah. [2] Shalawat Al Faatih (Pembuka). [3] Shalawat Sa’adah (Kebahagiaan). [4] Shalawat Burdatul Bushiri. [5] Nash shalawat seorang sufi Libanon.
[taRekat tijaniyah]
http://www.almanhaj.or.id/content/1404/slash/0
- Tarekat Tijaniyah, Syadziliyah, Qadariyah dan tarekat-tarekat lainnya yang diada-adakan oleh manusia, tidak boleh diikuti, kecuali yang sesuai dengan syari’at Allah.
- Shalawat fatih adalah shalawat kepada Nabi Saw sebagaimana , yang mereka klaimkan, hanya saja shighah lafazhnya tidak seperti yang diriwayatkan dari Nabi Saw, sebab dalam shalawat fatih itu mereka mengucapkan (Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada penghulu kami, Muhammad sang pembuka apa-apa yang tertutup, penutup apa-apa yang terdahulu dan pembela kebenaran dengan kebenaran). Lafazh ini tidak pernah menjadi jawaban mengenai cara bershalawat kepada beliau ketika ditanyakan oleh para sahabat. Adapun yang disyari’atkan bagi umat Islam adalah bershalawat kepada beliau dengan ungkapan yang telah disyari’atkan dan telah diajarkan kepada mereka tanpa harus mengada-adakan yang baru.
[shOlawat 2]
http://syariahonline.com/new_index.php/id/11/cn/4065
- Bentuk sholawat yang paling pendek adalah ucapan Shollallahu Alaihi Wasallam. atau juga Allohumma Sholli wa Sallam ?Alaih. Sedangkan cara lain bershalawat berdasarkan hadis adalah shalawat sebagaimana dalam shalat dan doa setelah mendengarkan adzan.
[syahadat/shalawat Nabi]
http://www.waspada.co.id/islam/artikel.php?article_id=46736
[mOdel shalawat yang dilaRang]
http://alatsar.wordpress.com/2007/06/04/model-shalawat-yang-dilarang/
- Bila mengandung makna tawasul dengan jaah (kedudukan) Nabi Shallallahu ‘alaihi wassalam maka termasuk perbuatan yang diada-adakan dalam agama, karena hadits-hadits yang digunakan untuk menghalalkan tawasul serupa ini adalah merupakan hadits yang tidak ada asalnya (palsu/Maudhu’).
[keutamaan membaca shalawat untuk nabi]
http://dida.vbaitullah.or.id/islam/buku/jalan-selamat/node37.html
- Shalawat-shalawat lain yang ada di dalam kitab-kitab hadits dan fiqih yang terpercaya, tidak ada yang menyebutkan kata “sayyidina” (penghulu kita), yang hal itu ditambahkan oleh kebanyakan manusia. Memang benar, bahwa Rasulullah Õäé Çääç Ùäêç èÓäå Shallallaahu ‘alaihi wa Salam adalah penghulu kita, “sayyiduna”, tetapi berpegang teguh dengan sabda dan tuntunan Rasul adalah wajib. Dan, ibadah itu dilakukan berdasarkan keterangan nash syara’, tidak berdasarkan akal.
[hukum dan dalil-dalil shalawat]
http://suryaningsih.wordpress.com/2007/05/21/hukum-dan-dalil-dalil-shalawat/
- SHALAWAT bentuk jamak dari kata salla atau salat yang berarti: doa, keberkahan, kemuliaan, kesejahteraan, dan ibadah. Arti bershalawat dapat dilihat dari pelakunya. Jika shalawat itu datangnya dari Allah Swt. berarti memberi rahmat kepada makhluk. Shalawat dari malaikat berarti memberikan ampunan. Sedangkan shalawat dari orang-orang mukmin berarti suatu doa agar Allah Swt. memberi rahmat dan kesejahteraan kepada Nabi Muhammad Saw. dan keluarganya.
- Shalawat juga berarti doa, baik untuk diri sendiri, orang banyak atau kepentingan bersama. Sedangkan shalawat sebagai ibadah ialah pernyataan hamba atas ketundukannya kepada Allah Swt., serta mengharapkan pahala dari-Nya, sebagaimana yang dijanjikan Nabi Muhammad Saw., bahwa orang yang bershalawat kepadanya akan mendapat pahala yang besar, baik shalawat itu dalam bentuk tulisan maupun lisan (ucapan).
[shalawat pada Nabi]
http://www.dzikrullah.com/bpm_23_shalawat.htm
- Surat Al Ahzab: 56, tentang shalawat kepada Nabi. Pada ayat tersebut terdapat kalimat bahwa Allah bershalawat kepada Nabi. Kemudian para malaikat, dan selanjutnya Allah memerintahkan orang-orang mukmin untuk bershalawat kepada Nabi. Arti shalawat adalah doa , memberi berkah, dan ibadat.
- Rasulullah tidak membutuhkan rahmat ataupun doa dari kita, akan tetapi justru Rasulullah yang akan memberikan pertolongan nanti dihari kiyamat apabila kita sering memberikan salam atau shalawat penghormatan kepada beliau. Dan Allah juga memberikan shalawat kepada orang yang bershalawat kepada Rasulullah.
[kenapa Rasulullah perlu didOakan/shalawat?]
http://www.eramuslim.com/ustadz/aqd/4430a0d7.htm
- Dalam ilmu tafsir, yang disebut dengan ‘bershalawat’ itu maknanya banyak, tidak terbatas kepada doa semata. Karena itu di dalam Al-Quran Al-Karim (QS. Al-Ahzab: 56) kita menemukan adanya ayat yang menceritakan bahwa Allah SWT dan para malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi SAW. Dan untuk itu umatnya pun diperintahkan untuk bershalawat kepada beliau juga.
- Saling mendoakan satu sama lain adalah hal yang biasa dan telah menjadi syiar agama. Termasuk memberi salam kepada Rasulullah SAW dan bershalawat kepadanya. Kalau kita mendoakan keselamatan dan kepada seseorang bukan berarti kita meyakjini bahwa dirinya ada dalam ketidak-selamatan. Doa keselamatan itu sama saja bila kita menyapa teman dengan mengatakan semoga Anda sekeluarga dalam keadaan sehat wal afiat. Apakah bila kita menyapa demikian berarti teman kita itu sekeluarga sedang dirawat di rumah sakit?
[sunnah-sunnah dalam adzan dan iqOmah]
http://www.almanhaj.or.id/content/1488/slash/0
- Sunnah-sunnah yang berkaitan dengan adzan ada lima: [1]. Sunnah Bagi Orang Yang Mendengar Adzan Untuk Menirukan Apa Yang Diucapkan Muadzin Kecuali Dalam lLfadz. [2]. Setelah Muadzin Selesai Mengumandangnkan Adzan, Maka Yang Mendengarnya Mengucapkan .. [3]. Membaca Shalawat Kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa salam setelah selesai menjawab adzan dari muadzin dan menyempurnakan shalawatnya dengan membaca shalawat Ibrahimiyyah dan tidak ada shalawat yang lebih lengkap dari shalawat tersebut. [4]. Mengucapkan Doa Adzan Setelah Bershalawat Kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. [5]. Berdoa Untuk Dirinya Sendiri, Dan Meminta Karunia Allah Karena Allah Pasti Mengabulkan Permintaannya.
[cintaku padamu ya Rasulullah]
http://www.eramuslim.com/atk/oim/4405718b.htm
- Nabi Muhammad saw. adalah sosok yang (wajib) diagungkan dan dicintai lebih dari makhluk-Nya yang lain oleh setiap diri yang mengaku muslim.
- Kita perlu mengenal lebih jauh adab (kewajiban) apa saja bagi seorang muslim sebagai wujud rasa cinta yang mendalam kepada beliau. Mengapa? Supaya kita termasuk golongan yang benar-benar mengikuti beliau.
- Menokohkan Rasulullah bukan sekedar mengidolakan dan memajang kaligrafi namanya pada dinding rumah, tapi juga mencontoh, mengikuti jejak, dan meniru langkahnya, baik dalam urusan agama maupun urusan dunia.
-perbanyakamalmenujusurga-
| [HOTD] shOlawat | 283kB |
| Download kumpulan artikel |
Filed under: Hadith of the Day | 8 Comments
















Sholawat Nariyah emang katanya sesat. Tapi herannya orang2 dikasih dalil, tapi gak mau denger. Mereka lebih mementingkan tradisi.
::oRiDo::
iya..
emang susah klo udh berhadapan sama orang yg kolot, ter-kotak-an, ato apalah namanya..
tapi walo demikian…
jangan pernah berhenti.. seengga nya, kita usaha dengan berdoa meminta pada Allah swt..
semoga kita semua selalu di tunjukkan jalan yang benar dan sesuai dengan agama islam..
suka terlupakan, jarang sekali diucapkan…bahkan yang hukumnya wajibpun juga
::oRiDo::
mari kita sama2 memperbaiki amal ibadah kita..
mulai lah dari yg kecil
tetapi hati2 juga dengan dari yg kecil itu… gak kerasa tau2 banyak.. menambah berat pada saat penimbangan amal nanti…
euh… model agama nenek moyang teh masih berlaku ajah yah?…
hanya sajah berubah bentuk… biar yang sesat juga kalau sudah turun temurun mah dianggap benar… padahal dalilnyah sudah jelas…
::oRiDo::
itu lah susahnya..
udah salah ngerasa benar…
namanya juga hidup.. bukan hidup *didunia* klo gak ada perjuangannya..
maksudnya gimana nih mas? kok belum paham, hehehe
nuhun kang orid
::oRiDo::
sawangsul na Rus..
Assalamu’alaikum. Mas saya mohon dikirim ke alamat email saya ..bacaan2 sholawat2 tersebut. matur nuwun..semoga barokah amin
wassalamu’alaikum
::oRiDo::
insyaAllah..
Assalamu’alaikum. Mas saya mohon dikirim ke alamat email saya …bacaan sholawat-sholawat nabi termasuk sholawat Tunjina. terima kasih.
wassalamu’alaikum
:: oRiDo™ ::
sholawat tunjina???
sepertinya tidak di contohkan Nabi…
hati2 dalam beramal..
sudah aku kirim file kumpulan artikel seputar shalawat..
semoga berguna…
Assalamu’alaikum. Mas saya mohon dikirim ke alamat email saya …bacaan sholawat-sholawat nabi..terima kasih.
wassalamu’alaikum
:: oRiDo™ ::
wa’alaikum salam wr.wb.
sudah saya kirim via imel..
semoga berguna..