Sesungguhnya bagi kaum Saba’ ada tanda (kekuasaan Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. (kepada mereka dikatakan): “Makanlah olehmu dari rezki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kamu kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun”. Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr.
(QS. Saba’, 34 : 15-16)
Hadist riwayat Bukhari ra., ia berkata:
“Dari Mahmud bin Rabi’ Al Anshariy bahwasanya Itban bin Malik mengimami kaumnya dan dia adalah seorang laki-laki buta, dia berkata kepada Rasulullah saw.: “Wahai Rasulullah, di daerahku itu adalah gelap dan sering banjir, sedangkan aku ini seorang yang kurang sempurna penglihatannya. Oleh sebab itu anda suka shalat di rumahku yaitu di suatu tempat yang di situ nanti akan aku jadikan sebagai tempat shalatku”. Maka Rasulullah saw. pergi ke rumahnya dan bersabda: ” Dimana kau senang shalat?” Itban menunjuk ke suatu tempat di rumahnya dan Rasulullah saw. mendirikan shalat di sana.”
















