[HOTD] qishash

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaash berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh; orang merdeka dengan orang merdeka, hamba dengan hamba, dan wanita dengan wanita. Maka barangsiapa yang mendapat suatu pema’afan dari saudaranya, hendaklah (yang mema’afkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah (yang diberi ma’af) membayar (diat) kepada yang memberi ma’af dengan cara yang baik (pula). Yang demikian itu adalah suatu keringanan dari Tuhan kamu dan suatu rahmat. Barangsiapa yang melampaui batas sesudah itu, maka baginya siksa yang sangat pedih.
(QS. Al-Baqarah, 2 : 178)

Hadist riwayat Bukhari ra., ia berkata:
Dari Abdullah Ibnu Abbas ra, dia berkata: Dahulu pada Bani Israil adanya qishash dan tidak ada pada mereka diyat, lalu Allah berfirman kepada umat ini:”Diwajibkan atas kami qishash berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh; orang mendeka dengan orang merdeka, hamba dengan hamba dan wanita dengan wanita. Maka barangsiapa yang mendapat suatu pema`afan dari saudaranya dari saudaranya, hendaklah (yang memaafkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah (yang diberi maaf) membayar (diyat) kepada yang memberi maaf dengan cara yang baik (pula). Yang demikian itu adalah suatu keringanan dari Tuhan kamu dan suatu rahmat. Barangsiapa yang melampaui batas sesudah itu, maka baginya siksa yang sangat pedih”. Abdullah Ibnu Abbas berkata: “Pemaafan adalah keluarga korban pembunuhan menerima diyat (tidak menindak Qishash) dalam pembunuhan disengaja”. Ibnu Abbas berkata: “Mengikuti dengan cara yang baik adalah menuntut (diyat dari pembunuh) dengan cara yang baik, dan (pembunuh) supaya memenuhi dengan terbaik”.

Links seputar qishash

[HOTD] aRti mimpi

Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebahagian kerajaan dan telah mengajarkan kepadaku sebahagian ta’bir mimpi. (Ya Tuhan) Pencipta langit dan bumi. Engkaulah Pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh.
(Doa nabi Yusuf a.s., QS. Yusuf, 12 : 101)

Hadist riwayat Bukhari ra., ia berkata:
Dari Abu Sa`id Al-Khudri, bahwa sesungguhnya dia mendengar Nabi saw. bersabda: “Apabila seorang dari kamu melihat suatu mimpi yang menyenangkan maka sesungguhnya mimpi itu hanyalah dari Allah, maka hendaklah ia memuji Allah (bertahmid) atas mimpinya itu dan hendaklah ia memberitakannya. Dan apabila ia melihat (bermimpi) tidak demikian dari yang tidak menyenangkannya maka sesungguhnya mimpi itu hanyalah dari syaitan, maka hendaklah ia memmohon perlindungan (ta`wwudz kepada Allah) dari keburukaannya dan janganlah menuturkannya kepada seseorang, maka mimpi itu tidak membahayakannya (madharat)”.

Links dan Rangkumannya

[HOTD] shOlat dhuha

Demi waktu matahari sepenggalahan naik, dan demi malam apabila telah sunyi (gelap), Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu, Dan sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang (permulaan), Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu , lalu (hati) kamu menjadi puas.
(QS. Adh Dhuhaa, 93 : 1-5)

Hadist riwayat .Ahmad, Muslim dan Abu Daud,
Abu Dzar r.a., dia berkata, Rasulullah SAW., bersabda, “Setiap tulang dan persendian badan dari kamu ada sedekahnya; setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, setiap amar ma’ruf adalah sedekah dan setiap nahi munkar adalah sedekah. maka, yang dapat mencukupi hal itu hanyalah dua raka’at yang dilakukannya dari shalat dua.”

Links dan Rangkumannya

[HOTD] kasih sayang islam

Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami itu datang kepadamu, maka katakanlah: “Salaamun alaikum”. Tuhanmu telah menetapkan atas diri-Nya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barang siapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertaubat setelah mengerjakannya dan mengadakan perbaikan, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
(QS. Al-An’am, 6 : 54)

Hadist riwayat Bukhari ra., ia berkata:
“Dari Malik bin Huwairits, ia berkata: “Kami pergi kepada Nabi saw. dan kami semua adalah anak-anak muda dan tinggal bersamanya selama duapuluh malam. Nabi saw. sangat kasih sayang. Beliau bersabda: “Kalau kalian pulang ke rumah, ajarkanlah ajaran-ajaran agama kepada keluarga-keluarga kalian dan katakan pada mereka supaya mendirikan shalat secara sempurna shalat begini dan begitu pada waktu begini dan begitu. Dan apabila shalat telah datang maka hendaklah salah seorang diantaramu adzan, dan orang yang tertua di antara kamu menjadi imam.”

Baca entri selengkapnya »

[HOTD] banjiR

Sesungguhnya bagi kaum Saba’ ada tanda (kekuasaan Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. (kepada mereka dikatakan): “Makanlah olehmu dari rezki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kamu kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun”. Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr.
(QS. Saba’, 34 : 15-16)

Hadist riwayat Bukhari ra., ia berkata:
“Dari Mahmud bin Rabi’ Al Anshariy bahwasanya Itban bin Malik mengimami kaumnya dan dia adalah seorang laki-laki buta, dia berkata kepada Rasulullah saw.: “Wahai Rasulullah, di daerahku itu adalah gelap dan sering banjir, sedangkan aku ini seorang yang kurang sempurna penglihatannya. Oleh sebab itu anda suka shalat di rumahku yaitu di suatu tempat yang di situ nanti akan aku jadikan sebagai tempat shalatku”. Maka Rasulullah saw. pergi ke rumahnya dan bersabda: ” Dimana kau senang shalat?” Itban menunjuk ke suatu tempat di rumahnya dan Rasulullah saw. mendirikan shalat di sana.”

Baca entri selengkapnya »